pindahan….

24 Feb, 2010

blog ini suspend…. sudah pindah ke sini

Iklan

cigar strikes back!

02 Okt, 2009

2 choices for this second, wake up! Drag a cigar and lit up, as you lit your spirit, or get back to sleep like an asshole, which is better? The nicotine strikes back! Damn! Pagi ini aku bener-bener berharap hari itu tidak pernah ada, rasanya seperti bangun dan berjalan menuai apa yang kamu tanam, apa yang kamu sangka jika yang kamu tanam itu baik namun teracuni dan berbuah tidak sebaik yang kamu pikirkan? Jauh tidak baik, dan tanggung jawab? Siapa yang tanggung jawab? Who the F that should bear this F situation? Who the man behind this? Saya, gue, aing, urang! Dan pagi itu rasanya aku pingin jadi orang yang tidak bertanggung jawab? Ingin?!?!? YOU ARE IRRESPONSIBLE DENNY! Indeed I’m irresponsible, and I hate that! So, is that a proper reason to me to hate myself? Ok! Let’s do hate myself, pull the cigar and lit it up, as you hope it burns your spirit, or maybe your life, YFL!
In some situation I wish I weren’t here… lie! Maybe each single day! Hal yang paling tidak bertanggung jawab yang pernah saya tuduhkan adalah lari dari kehidupan, and some situation I shallowed my own Fking spit, hina! Tapi biarlah, toh aku memang hina, siapa yang sok suci disini? We were life to die, we not sooner? Is everything that sooner also going to be better? IDK! IDFWK!!! Apa yang saat ini aku pingin tau, aku tidak pingin tau dan aku tidak ingin ada disini, is that irresponsible enough??? F.U.C.K! I struck!!!!!! Bicth! Rasanya kaya pingin teriak, ingin ada yang mendengarkan, but who seems to know as seems to care? Who does? WFDC? My cigar does… he told me, it’s our best friend denny, a kind of us is someone who really need someone who can bear our problem, and be there exactly when we need, and who can replace this hard responsible beside our lovely cigar, when it came to you, you simple drag it out and lit it, it may we say she, so she is there, you burn it, you enjoy it, she accept it, such a beautiful acceptation and everybody gets happy… let falter into cigar, it even more fking simpler, not just simpler, it’s also better then to fall in love, so what could be better then fall in love with cigar? It’s angels in heaven do when angels not home, because they in heaven, they doesn’t help you, maybe they helping you trough the things that going through your vein and burn you from there, bringing all the rest thing you got up to your brain and vein maybe along with your spirit, who does care? Who really wanna care? Nobody except it, so pull it, burn it, enjoy…! What else can relieve?
But yet, we live to die… and if we die trying it is also like trying to die, and you know, you are living like a human coz in the end, we are die trying to live to die. So… we have to keep on live… so we’ll die properly like human being


seoplah koran

07 Sep, 2009

siang ini matahari begitu teri, membakar kulitku… dunia semakin panas saja batinku. kulihat disana ada seoplah koran, sudah lama aku tidak membaca koran, pekerjaanku begitu menyita waktuku, sebutlah aku orang sibuk, sebutlah aku orang yang menghargai waktu. aku ingin tau, apa yang terjadi pada dunia sekarang ini, apa yang terjadi pada dunia ini… kuambil koran itu, kubukanya halaman demi halaman.

dahiku berkrenyit, selama itukah aku tidak membaca koran? beritanya begitu berbeda dengan kenyataan yang aku alami, jauh dari berita buruk, tidak ulasan negatif terhadap issue lokal, semuanya begitu damai… halaman pertama kuamati, aiiih…! aku terkejut.. mata uang rupiah menguat sebulan ini? hampir sama dengan dollar Singapore? wow…! hebat sekali menteri ekonomi kita, hebat hebat… aku terkagum-kagum membaca artikel itu, puas kemudian aku membuka halaman selanjutnya.. wow! kita kembali merebut Piala Thomas & Uber!!! hebat sekali atlit kita, akhirnya kita berhasil merebut piala itu…! meski bukan atlit, aku rindu akan piala itu… ah, senang sekali membaca kabar ini.. hey hey…! ekspor beras kita meningkat? wah hebat sekali ini, ekspor palawija juga?!?! wah setengah tidak percaya aku membacanya.. bagus bagu… senang aku membacanya, wah! ternyata koran itu menulis “seiring dengan meningkatnya expor beras, Swasembada pangan ditingkatkan” wah.. ibuku akan senang membaca berita ini… semua bagaikan mimpi saja… ah, ternyata saya rabun informasi sudah begitu lama… bagaimana bisa aku ketinggalan semua informasi ini? ah.. bodoh sekali aku…

kubuka lagi halaman berikutnya, iklan dimana-mana, tapi kali ini terasa berbeda, iklan-iklan ini tidak seperti biasanya, iklan-iklan yang biasa kubaca selalu menonjolkan kelebihan-nya sendiri, bahkan tidak sedikit yang menjelekkan produk pesaingnya… tapi iklan ini cukup informatif, dan wajar tidak berlebihan. bagus-bagus.. kini mereka sadar akan etika Iklan, dipojokan halaman aku lihat jadwal televisi, aih-aih.. kemana saluran-saluran televisi yang tidak berguna itu? kok tidak ada? apa sudah bangkrut? kok saluran televisinya yang tertera disini begitu sedikit? ah, peduli setan, kulihat jadwal susunan acaranya… bagus bagus… meski saluran TV-nya sedikit, tapi muatannya bermanfaat, terbaca dari judulnya, sepertinya begitu edukatif, syukurlah departemen informasi sudah bisa menyaring tayangan TV di negara ini, kini hilang sudah saluran televisi bejat yang merusak moral bangsa ini, bagus kalau begitu…

hey hey…! siswa kita berprestasi di Luar Negeri sana, bahkan untuk masalah pendidikan aku baca, negeri luar lebih senang bellajar disini, mereka lebih memilih kuliah di negeri ini.. bagus bagus, sistem pendidikan kita lebih baik lagi, sektor bisnispun kubaca lebih baik, tidak seperti selama ini yang aku dengar, dikoran ini semuanya begitu berjalan dengan lancar, syukurlah.. negara ini menjadi lebih baik sekarang. hey! harga bahan bakar minyak kok turun sekarang? menjadi murah sekali… harga bahan pokok juga begitu, kok jadi murah sekali… wah, berita baik ini, keluargaku dirumah pasti senang membacaranya.. tapi-tapi tunggu… kemana berita itu? mana berita korupsi, berita pemerkosaan, berita kriminal, biasanya tidak usah aku cari, berita itu muncul lebih dahulu menarik perhatian mataku untuk aku baca sebelum membaca berita lainnya, aku susah payah mencari baru ketemu satu? ah sudahlah, sudah bagus banyak berita baik di koran ini, untuk apa habis pikir dengan berita buruk…

ah… seperti mimpi aku membaca oplah koran ini, puas aku membacanya, negara ini lebih baik ternyata, aku jadi menyesal selama ini rabun informasi… tak terasa banyak waktu aku habiskan untuk membaca se-oplah koran ini, hingga teriakan Jarwo, kakakku mengagetkanku

“Woy Jo…! ngapain kamu jongkok lama baca koran disitu?!?! Cepetan cari barang berharga di tumpukan sampah ini!! sekalian koran yang kamu baca itu, mungkin bisa dijual! dikilo-in!!” Jarwo mendekatiku dan berkata lagi “heh! darimana kamu dapat koran lama ini? koran tahun 90-an masih kamu baca juga? sudah gila kamu yah!. lekas cari sampah-sampah yang masih bisa dijual, lalu lekas pulang, hari sudah sore ini, Ibu bisa marah kalau sampah yang kita pungut sedikit dan ga berharga”.

aku membaca dalam hati, seakan mengeja tanggal terbut koran tersebut “4 November 1993″ sial! aku mengumpat dalam hati… kulipat koran itu rapih, kutaruh dalam tas yang kukaitkan dalam gerobak sampahku, aku berlalu mengikuti langkah Jarwo yang meninggalkanku, Koran itu tidak akan kujual, kusimpan sebagai kenang-kenangan, sebagai harapan agar negaraku kembali jaya, kembali ditakuti…

*apa yang lebih baik dari negara ini sekarang?


Just Another Attempt…!

14 Nov, 2008

oke…! ini percobaan ketiga kalinya aku berhenti merokok, setelah yang pertama gagal karena diputusin Ditha + stress gara-gara DeZone, setelah yang kedua gagal gara-gara kecewa pada seorang gadis! you shouldn’t know who lah! ga cuman gara-gara itu juga sih, juga gara-gara DeZone, asal tau aja yah, Usaha DeZone ini cukup menguras otak-ku banget, my stressed center banget! it took 2/3 of my brain! but as time goes by i think i did to manage it…!

 

this is my third attemp ja! kata gue, dan raja cuman bilang “ya iya lah lu gagal terus, karena lu selalu nyoba! kalo berenti mah berhenti aja ga usah make nyoba” well ga bisa disalahin memang apa yang diomongin raja, kalo niat berhenti ya berhenti aja, ga usah pake istilah try to stop, just stop!!!! yup, ini menjelang hari  kedua aku berhenti merokok, anyway aku ada alasan kenapa  aku mau berhenti merokok:

 

1. aku ga mau ngasih duitku  ke perusahaan rokok!

bahasa lainnya, aku ga mau uangku hilang begitu saja, coz kalo ditimbang-timbang lagi, budget aku buat rokok  cukup gede, 2 hari 3 bungkus, sebulan 45 bungkus, it means aku biasa ngeluarin uang 8500 x 45 = 38500 Rupiah, uang yang cukup untuk membayar tagihan cicilan bank kalo kita ngutang 5juta, uang yang cukup untuk bayar kostan, uang yang cukup buat bayar biaya bensin mobilku, there’s a lot-a things to do with 38500 sebulan!

 

2. aku ingin menikmati masa tuaku dengan tenang

well selama ini aku bekerja keras! iyup! selama ini aku bekerja keras didampingi juga rokok, rokok memang temen gue kalo lagi mikir, apalagi mikir keras, somehow smoke is helping me, smoke is making me easier to solve problem, but it has a consequences, konsekuensinya di hari tua gue, rokok juga bakal nemenin gue dan nempel di paru-paru aku, dan dia bisa bawa temen, namanya kanker paru-paru.

kemarin gue berpikir aja kalo aku usah kerja keras di masa mudaku dan aku sangat ingin menikmati-nya di hari tua, dan sangat ga seru banget kalo aku menikmati hasil kerja kerasku dengan penyakit gara-gara rokok! ga seru banget!

 

3. aku ingin menghargai orang lain

well, kalo kata ilmuwan perokok pasiff, atau orang yang menghisap rokok dari residu rokok kita punya resiko lebih besar daripada perokok itu sendiri, tapi itu bukan alasan untuk kita merokok! terlepas dari itu benar apa engga, tapi yang pasti, fakta bilang orang lain yang ada di sekeliling rokok itu terganggu, that is fact! dan aku ga mau mengganggu mereka

 

4. aku menghargai dunia ini

seperti issue yang sedang berkembang, global warming, rokok juga penyumbang global warming yang cukup nampol! dan aku menghargai duniaku dan aku berusaha mencegah global warming!

 

DAN AKU INGIN BERHENTI MEROKOK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!


Google Chrome “ketika pemuda berkreasi”

03 Sep, 2008

hari ini saya blogwalking ke blog ario, dan mengetahui tentang google chrome, silahkan kunjungi ke sini, untuk mengetahui lebih lengkap tentang apa itu Google Chrome, briefly Google Chrome meluncurkan browser berbasis open-source, penasaran sayapun mencoba masuk ke situs itu, tertarik dan meng-unduh aplikasi tersebut yang diklaim hebat sama google.

hal yang menarik perhatiann saya adalah aplikasi ini cukup nyentrik, terasa sangat berbeda dengan aplikasi dari  developer lain. tampilannya sangat dinamis, di settinganya juga ada beberapa istilah slang, browser ini bisa dibilang gaul. dinamis, sangat  berbeda dengan IE yang lebih kaku & konservatif. hingga penjelasannya, FAQ-nya pun diperagakan dengan komik, bukan tutorial yang membosankan seperti ini

google chrome

google chrome

 

mungkin ini berhubungan dengan si developer itu sendiri, jika kita kembali ke beberapa tahun yang lalu, aplikasi, program, dan hal-hal yang berbau IT, selalu kaku dan konservatif, mungkin karena dulu yang mengerti soal IT dan programming hanya proffesor berkaca  mata tebal dan berambut tipis. anak2 mudanya belum begitu mengerti soal IT, dan hanya berperan sebagai user. tapi sekarang, developer, coder, programmer sampe hacker sudah banyak anak muda yang menekuninya, ga usah jauh2, teman2  sepergaulan saya saja ada yang dapat dan sudah bisa mengerjakan proyek IT dari pemerintah, dan usiannya baru kepala “2” lebih dikit, walhasil ditangan pemuda-pemuda kreatif ini aplikasi & program menjadi menyenangkan, dinamis dan unik, seperi chrome ini.

dalam postingan ini saya tidak akan membuat review, karena programnya masih beta, tapi saya sangat merekomendasikan aplikasi ini karena ringan, dinamis, simple, ga ribet, sangat user friendsly…

fhhhh… my beloved mozilla, sepertinya setelah 3 tahun aku menggunakanmu aku menemukan seseorang yang lebih baik darimu, jangan salahkan kalau aku selingkuh yah :-p

kalo mas anang? apakah masih bangga dan setia sama operanya? coba cek ini dulu bro…! :-p

 

btw ini postingan pertama saya menggunakan Google Chrome 🙂


01 Agu, 2008

saya punya banyak alasan kenapa saya sedikit menelantarkan blog ini, internet masih saya selami tiap jam-nya, jutaan bit data ter-transfer masuk dan pergi tiap harinya di laptop acer yang ternyata cukup tahan lama ini, ketika saya nulis blog ini koneksi laptop saya terkoneksi selama 28 jam, alias 1 hari lebih 4 jam. seperti biasa, laptop ini saya perlakukan dengan nista-nya, saya masih terkoneksi dengan internet, hanya bedanya kalau dulu saya posting sampe 2 post sehari sekarng saya menghabiskan waktu berselancar saya untuk mencari data demi tawaran bisnis seorang teman, disambi meramaikan friendster DeZone, disambi mendengarkan alunan Jazz, disambi berbicara mengenai bisnis yang masih berstatus OMDO alias omong doang, disambi chat dengan teman2 chat saya meski sering saya set invisible.

sibuk mempromosikan DeZone, berkelana kesana kemari untuk memenuhi tawaran bisnis dari temen-temen, mencoba memuaskan tamu dan pelanggan DeZone, mencoba untuk perduli dengan kuliah saya yang terlantar selama 2 semester, pergi ke gubernuran untuk mengajukan pendanaan bisnis sampe di cap orang gila, dan memenuhi ajakan wawancara dari seorang wartawan jawapos. sedikit promosi, kalo yang di Semarang dan berlangganan JawaPos, mungkin bisa dibaca di edisi hari ini, Kamis 1 Agustus, kata sang wartawan, profil saya dimuat di Radar Semarang di Cover Story, entah halaman berapa, ini masih pagi jam 03:12 mungkin korannya masih proses cetak..

Sejuta kata untuk saya post berkeliaran di otak saya, setiap teringat hanya saya tulis pikiran pokok di HandPhone sederhana saya dengan harapan saya bisa ingat kembali untuk saya jadikan tulisan, sebagian lagi saya coba simpan dalam selipan jutaan neutron dalam otak saya, sebuah hardisk ciptaanNya yang berkapasitas tak terbatas nan kerap terhidden files, alias lupa…

saya mohon maaf jarang menyawangi rumah maya saya, meski saya tetap main ke rumah Ndoro yang terkena kasus penipuan, bertandang ke rumah anang yang bangga akan Opera-nya, ke rumah laporan yang masih menulis sesuatu secara empiris, ke rumah spektrum yang tetap filosofis, ke rumah raffael yang tetap dengan techy-nya, semuanya saya mampir tanpa meninggalkan jejak, mungkin saya seperti maling yang mampir tanpa memberi kesan, tanpa pamit… saya mohon maaf…


Loving is Believing

21 Jul, 2008

Suatu hari aku pernah discuss sama Made, tentang cinta… tentang definisi cinta, tidak disangka bahasannya lebar sampe ke cinta secara universal. Kita tidak berdebat mengenai agama meski kita berbeda keyakinan

Denny: de, menurutmu cinta itu apa de? Sesuatu yang kamu tau alasannya seperti, “aku mencintai dia karena dia begini dan begitu”, atau cinta itu sesuatu yang kamu tidak tau alasannya seperti “aku cinta ya cinta, pokoknya cinta lah, ga tau kenapa…”

Made: menurut aku yang kedua den, kita itu cinta sama seseorang karena ga tau kenapa.

Made: itulah mengapa aku menyembah menghormati leluhurku dengan caraku, dan aku melakukan ritual seperti nyepi untuk agamaku, kamu ga pernah bisa nanya kenapa aku melakukan itu semua, itu dilakukan karena ke-cinta-an sama agama dan tuhan kita. Sebagaimana kamu juga menjalankan kewajiban agamamu sebagai seorang muslim

Denny: masuk akal juga yah, itu juga mengapa kita ga bisa merasionalkan agama, dan itu juga alasan kenapa kita ga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan melogika seputar agama.



The conversation wasn’t end-up there, kita membahas hal ini selama 4 jam! Dari malam sampe pagi, 2 orang insomnia akut!

Back to the topic, itulah mengapa apabila kita sebagai penganut agama selalu berusaha mencari alasan dalam agama kita mengapa harus begini dan mengapa harus begitu, kita akan susah menemukannya, susah me-logika-kannya karena memang itu abstrak, seabstrak cinta…Seperti sufi atau Kyai yang dia mencintai agama dan Tuhan-nya apapun yang terjadi. sebagaimanapun agamanya direndahkan negara lain dia akan tetap menjunjung tinggi agamanya….

ketika kita mencintai seorang wanita, hal irrasional saja bisa menjadi rasional bukan? Kata raja “Tai kotok saja bisa berasa cokelat”, apalagi mencintai Agama dan Tuhan, itu akan sangat-sangat abstrak, what I’m trying to tell you is, believing is irrational! Yet love is irrational and love is believing. Iman itu irasional! Cintapun irasional dan iman adalah cinta!

Cintailah agamamu dan kamu tidak akan bertanya mengapa begini mengapa begitu,

kadang kita sering berpikiran “ah tidak masuk akal, ah begono, ah agama ini saja tidak begitu, ah agama saya begini begitu…” cut this crap! Imani-lah cintailah kalau kamu memang benar-benar beribadah, maka cintailah, memang tidak rasional, se tidak rasional seorang wanita yang rela gantung diri karena ditinggal pergi, se tidak rasional saya ketika sedang jatuh cinta kepada wanita. Ucapan wanita itu bisa menjadi petuah, SMSnya bisa menjadi surat berharga yang disimpan di handphone berhari-hari dan dibanggakan kepada orang lain…