no SEX

17 Jun, 2008

mungkin judulnya agak sarkasme, agak nyeleneh!, mungkin juga gara-gara judul post ini, hit’s blog ini bisa meningkat karena tags-nya ada “sex” nya dan secara orang2 Indonesia sering banget googling dengan menggunakan kata “sex” 🙂

oke, aku sekarang masih ada di Surabaya, mungkin besok balik keSemarang, surabaya ada satu daerah wisata-kelamin saingan wisata-kuliner  “”….jadi kalo pak bondan habis makan bilang “hmmmmm, maknyus pemirsa” kalo wisata-kelamin habis “make” bilang” “Aaaaah-UUhhhhh, rapet pemirsa, daleeeeeem…. yessss!” ahahaha!….””

namanya gang Dolly, dan aku ga nyangka banget ternyata gang dolly terdaftar di wikipedia!!! sebegitu terkenalnyakah gang ini? silahkan klik wiki-dolly kalo mau baca review gang dolly versi wikipedia. gara-gara Gg Dolly juga mungkin kota surabaya terkenal dengan eSEK-eSEK nya dan mungkin ini adalah salah satunya:

rumahku gak jauh dari tempat ini, dan setiap aku melintas aku selalu bertanya-tanya, apa sih maksud dari tempat ini, berhubung saya orang ekonomi saya mempertanyakan “apa sih sebenarnya core-product  dari bisnis ini”? pijat murni kah? no SEX kah?” lantas kenapa billboard-nya menunjukan gadis seksi? kalo memang core-productnya pijat murni kenapa fak dikasih gambar tangan atau gambar orang lagi mijet aja, kenapa mesti gambar wanita seksi, dan kenapa tempatnya menggunakan kaca gelap dan sangat2 tertutup? dan kenapa kalo malem2 suka ada cewe berpakaian minim keluar dari tempat itu? saya jadi bertanya jenis pijat macam apakah didalam? dan yang paling saya pertanyakan, kenapa menggunakan embel2 no SEX? dan kenapa kata “no” nya huruf kecil dan kata “SEX” nya huruf besar?

kalau yang saya tau penggunaan huruf kapital itu adalah sebuah penegasan, jadi kalo maksud “no SEX” itu adalah untuk memberitahu ke publik bahwa disini bukan tempat mesum harusnya kata yang ditekankan adalah “no” dan harusnya dijadikan huruf besar, dan kata “sex” harusnya menggunakan huruf kecil, jadi harusnya “NO sex” atau mungkin memang sang pemilik ingin menekan kan “SEX”?

ah… semacam ambigu buat saya, silahkan menyimpulkan sendiri-sendiri 🙂

nb: kalo postingan ini disorot, bakal kelihatan sedikit kalimat nakal yang saya sembunyiin :-p

Iklan