kisah cinta terhebat…

pada awalnya dia tak cintainya, faktor ke-kolotan budaya ini mungkin menyatukan…

tapi toh manusia adalah makhluk dengan cinta kasih, tidak pandang bulu, semua orang sejatinya saling mencintai, tidak seperti mereka yang terlalu menyempitkan arti cinta yang sejati, seakan cinta itu selalu berdua, selalu kata-kata manis, dan selalu manis…

ya… mungkin tidak semua orang menerima cinta dengan jalan ini. Cinta yang tidak berbunga… Tapi cinta itu tidak bisa egois kita menjalaninya, tidak bisa, “yak… aku cinta kamu!” dan dapatkan cinta. Ikhlas adalah caranya menerimanya… toh Tuhan mencintainya dengan memberikannya… karena mungkin jalan inilah yang diberikanNya terbaik untuknya..

dia terima dan di-jalani cinta ini dengan belajar, cinta adalah belajar, percuma mencari yang cocok, percuma mencari kesamaan, maupun perbedaan, “bumbu cinta” tetap akan ada, dan pelajaran cinta akan mengajarimu mencintai, jika kamu mau membuka mata dan belajar. Cinta adalah menghargai, menerima, mengerti, dan memahami… terkadang pengorbanan menjadi muaranya, letihkah dengan pengorbanan? Tidak berkorban berarti tidak bercinta, terserah orang lain mendefinisikan seperti apa, tapi baginya inilah cinta. Egoisme menjadi hambatan untuk belajar, menjadi tantangan, menjadi ancaman, mungkin menjadi akhir.

adakah batasan bagi cinta? cinta itu luas, terbentang luas bak samudra, mungkin lebih luas, bagaikan angkasa, tapi apalah kita selain segumpal daging, begitu rapuh tak berdaya, lebih rentan dari cawan tembikar, terkadang egoisme meraja, membutakan mata, menggoyahkan, hendak meruntuhkan… tapi ternyata dia lebih kuat dari yang aku bayangkan, setegar karang meski sejatinya selembut sutera, sabar menjadi pegangannya, mungkin benar ada yang berkata sabar itu tiada batasnya, tapi dia bukanlah dewa bukan pula malaikat, alasan manusiawi bisa dia gunakan tapi rupanya dia lebih dari manusia. Manusia dengan pengertian, pemahaman, kebijakan, ketulusan yang luar biasa yang pernah aku tatap mukanya, mungkin sampai aku menutup mata.

Jangan ditanya soal pengorbanan, dengan apapun mungkin tiada tertebus, meski akan mendapat ganjarannya, kesabaran pasti berbuah manis, mungkin nanti tidak sekarang, mungkin prosesnya itu akan terasa manis jika kita menikmatinya dengan cara lain. Dan pasti kelak “disana” mendapatkan ganjaran tak terbayangkan yang diluar bayangan manusia yang bisa diimpikan, hanya terima kasih bisa ku-ungkapkan.

Adakah alasan untuk mengakhiri cinta? Mungkin secara individu banyak alasan mengakhiri dan sedikit alasan mempertahankan, tapi mengapa kita tidak lebih fokus ke alasan yang sedikit? Seperti yang dijabarkan sebelumnya cinta itu luas dan umum, tolong jangan sempitkan artinya, terkadang cinta tidak selalu manis, bahkan tidak manis, mungkin kenikmatannya justeru ada di rasa pahitnya, selayaknya pencinta kopi menikmati kopi karena ia pahit. Dan ingat, cinta itu tidak melulu soal aku, soal kamu, tapi mereka, mungkin dia mencintainya karena mereka? Berkorban untuk mereka, terkadang kenikmatan cinta adalah aku sakit namun senang melihat mereka bahagia…

karena cinta itu tidak boleh egois mengenai perasaanku, tapi… perasaannya…. perasaan mereka … PerasaanNya, maka demikian karena berkorbanlah cinta itu ada. jika pengorbanan terasa pahit, disitulah terasa nikmat,

jika terluka?..  ikhlas menjadi elixir yang paling ampuh buatnya bertahan. Mungkin ini masih terasa sakit, namun akan seperti orgasme diakhir, terasa nikmat tak terbayangkan…

aku tau kau mencintainya dengan cara yang hebat,

itulah mengapa aku mencintamu..

sungguh aku menginginkan pendamping seperti dirimu

aku mencintai pengorbananmu

aku mencintai ketulusanmu,

berbuah manis padaku,

dan kemudiana aku mengerti mengapa Keyakinanku menyuruh menyebut sayangmu 3 kali baru dia

aku sayang ibu

aku sayang ibu

aku sayang ibu

aku sayang ayah

aku sayang adik-adikku

aku sayang kalian dan merindukan kalian..

doakan aku mendapaktan pendamping se luar biasa kamu hai ibunda…

aku menyayangimu….

3 Balasan ke kisah cinta terhebat…

  1. Frenavit Putra mengatakan:

    Wah postingan yang mantab…Wes aku spendapat dengan sampeyan! Smoga do’anya terkabul! Tetep semangat!!

  2. Yari NK mengatakan:

    mungkin selain cinta itu luas….cinta juga kompleks dan bermacam2, namun yang jelas cinta itu selalu membawa perasaan senang… (kecuali kalau putus cinta ya… huehehehe….)

  3. aRuL mengatakan:

    doakan aku mendapatkan pendamping se luar biasa kamu hai ibunda…

    saya pernah baca nih, ndak boleh lho membandingkan pasangan kita dengan ibu lho.. CMIIW😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: