setetes ketulusan..

siang itu saya lagi di Toko Buku merbabu Pandanaran mencari art paper buat hiasan tempat nongkrong saya, karena bingung mencari kertas yang saya maksud, sayapun bertanya kepada salah seorang bapak yang saya pikir pegawai merbabu, pakaiannya biru, berkemeja rapih…

Denny: pak-pak… saya cari kertas hias dimana yah?

Bapak itu: nyari kertas yang kayak gimana?

Denny: itu pak, mmmmmmm…. saya juga lupa namanya e, dia bahannya sedikit kaya spons gitu, fleksible..

Bapak itu: coba sini dik, sambil mengajak saya ke salah satu sudut di merbabu dan membantu melihat2 kertas

Denny:….. ini pak! ini yang saya cari, sembari memperlihatkan bahan tersebut,

Denny: berapa yah harganya?

bapak itu: melihat ke tempat kertas itu dan menjawab: 2500 mas

Denny: Makasih pak…

Bapak itu: monggo…

Sedapatnya saya gak langsung ke kasih untuk bayar, saya lebih memilih lihat2, rugi kan kalo gak liat2 dulu.. sampai puas, sayapun beranjak ke Kasir, berniat ingin membayar bawaan saya. kemudian saya melihat bapak itu berjalan dari arah kasih membawa bungkusan, beranjak kebawah, hendak pulang sepertinya. dari situ saya sadar kalo dia bukan petugas merbabu, sedikit canggung saya melempar senyum ke bapak itu, dia membalas senyuman saya dan bergegas pulang..

Deg! sayapun tertegun, ternyata dia bukan karyawan penjaga toko, rupanya dia juga pelanggan yang mencari buku, atau kertas, mungkin peralatan kantor… waktu aku tanya tentang kertas yang aku cari dia dengan sigap mencarikan-nya untuk saya, seolah beliau benar2  ingin melayani saya dengan tulus. terus terang jika saya jadi bapak itu dan ada orang lain nanya ke saya “mas, buku “A” nyarinya  dimana yah?” saya biasanya hanya melemparkan senyum mesem dan berkata “oh, saya ndak tau bu, saya bukan karyawannya”

ah.. hari itu saya benar2 merasakan ketulusan dari seorang bapak itu, beliau begitu tulus membantu saya mencarikan saya dan melepas atribut bahwa beliau lebih tua dari saya, bahwa beliau juga pelanggan yang tidak tau letak2 barang  di merbabu, bahwa beliau juga punya hak untuk dilayani oleh karyawan merbabu. beliau begitu berniati ingin membantu saya.

saat itu juga Tuhan berkata dengan bahasaNya: “jadilah seorang yang lebih tulus Denny…”

25 Balasan ke setetes ketulusan..

  1. didut mengatakan:

    semoga kita bisa belajar buat lebih tulus ya😀

  2. Laporan mengatakan:

    Jika menolong seserang yang membutuhkan pertolongan dan tidak mengharapkan imbalan, ini namanya ketulusan. Jika menolong dengan tulus mungkin mendapatkan kepuasan dari dalam diri seperti yang ditunjukkan oleh Bapak itu.

  3. sapimoto mengatakan:

    salah satu wujud penerapan pelayanan prima…🙂

  4. Denny Eko Prasetyo mengatakan:

    @didut, Yup!

    @laporan, pasti nikmat sekali yah kalau bisa membuat itu sebagai sebuah kepuasan…

    @kalau saja dia karywan sana, pasti sudah jadi karyawan of the month! saya kaget ternyata dia bukan karyawan..

  5. Beruang Madu mengatakan:

    Ihya kan.. untuk mencari seorang manusia yg baik sekali di dunia ini pasti sukar… yah kalo terjumpa itu satu keberuntungan buat kamu… selamat ya, semoga harinya pasti ketemu sama yg begini selalu

  6. Meekaela mengatakan:

    Ooohh… Toko Buku Merbabu Pandanaran… Tempat maen saya waktu kecil sampe SMA hehehe. Ehm, kok ngelantur ya… Saya juga sering cuek tuh (malah sedikit sewot) kalo dikirain pegawai toko. Pelajaran berharga buat kita semua yah nampaknya, supaya mampu berbuat tulus dimanapun, kapanpun.
    -Mee-

  7. dyan mengatakan:

    bener tu den..harus tulusssss
    ga kayak dence tu maksa2 bilang ganteng padahal tidak.
    huahahahaha….
    becandaaaaa

  8. Denny Eko Prasetyo mengatakan:

    @beruang, yup! saya beruntung! salam kenal😀

    @mee, pelajaran berharga terkadang datang dari oeang dan tempat yang tidak kita duga😀

    @Dyan, heh! dasar! :p

  9. owbertku mengatakan:

    hmmmm,,,,
    apa yang kita lakukan sekarang adalah investasi kita di masa datang,,,,

    luar biasa bapak itu,,,,

  10. igen mengatakan:

    alo adikku…pa kabar?

    from jungle with love

  11. zoel chaniago mengatakan:

    hmmm salut buat si bapak,,, ehhh bukannya itu bapak saya😀

  12. prof. tandodol mengatakan:

    gilaaaaaa…
    mau juga jadi bapak itu.
    kalo gitu mulai besok harus berbuat baik!

  13. chic mengatakan:

    haduuuh pelajaran yang berharga banget tuh..

  14. septian mengatakan:

    cukup menegur tulisannya🙂 thanks

  15. Denny Eko Prasetyo mengatakan:

    @owbertkuw, yup! setuju itu investasi, investasi yang bernilai banget mas😀

    @mas ign, Apa kabar mas? gak nyanggka ketemunya malah di blog, YMmu udah tak add🙂

    @Zoel, ahahahaha, dasar…

    @tandodol, gak hanya besok kalo bisa, besoknya besoknya dan besoknya lagi😀

    @sangat2 berharga, kadang dari hal kecil bisa menyadarkan kita mengenai arti penting sesuatu…

    @Septian, you’re welcome🙂

  16. boyhidayat mengatakan:

    suatu hal yang kecil kadang membuat itu menjadi berharga bagi hidup kita, bersyukurlah elo,..karena masih di temukan kejadiaan-kejadian yang berharga dalam idup

  17. arifrahmanlubis mengatakan:

    salam kenal..

    ia, menyempurnakan bantuan lebih mulia dari sekedar memulainya..

    pelajaran yg mengena.

  18. tukangobatbersahaja mengatakan:

    Saya sering pake baju hitam putih, mungkin di kira mbak SPG, kalo ke toko buku ada yang nanya dimana letak buku ini atau itu pasti saya layani….
    Melayani dikit:)

  19. Denny Eko Prasetyo mengatakan:

    @boy, yup! i was very luckty bro…😀

    @arif, yup! cukup megena…

    @Tukangobatbersahaja, wah, hebat itu mbak😀

  20. ika mengatakan:

    wow tulus sekali bapak itu…

  21. fenny mengatakan:

    kalo aku palingan jawab “ohhh, coba cari di sebelah sana aja pak”, sambil lanjut shopping wekekekek

  22. Sir Arthur Moerz mengatakan:

    good boy…

  23. uwiuw mengatakan:

    wah bagaimana kalau misalnya lain waktu kamu ketemu lagi ama bapak itu…sudah kebayang apa yg hndak kamu lakukan ?🙂

  24. nad anak aneh mengatakan:

    wah, keren mas bapaknya,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: