Wound that deeper & bitter than any sword could ever hurt

aku ga suka film, dan biasanya aku juga yang paling ga update soal dunia perfilm-an internasional ataupun nasional gue ga update! Tapi kemarin aku nonton film heros 2nd Season, filmnya aku dapet dari mas Made & Gandung, 4 giga besarnya! Dalam film itu ada salah satu tokoh utama yang bernama hiro, pemuda Jepang bernama Hiros yang kekanakan namun bisa menghentikan, memutar, dan memajukan waktu. Singkat cerita suatu hari hiro terlempar ke masa samurai di Jepang. Disana dia bertemu dengan sosok yang konon adalah pahlawan negri Jepang bernama Takezo, Hiro dan Takezo bersahabat baik. Perangai Takezo sangat buruk tapi si Hiro tetap memperbaiki kelakuan Takezo untuk menjadi pahlawan dan tanpa sengaja Hiro membantu mengembangkan potensi Takezo yaitu kemampuan kebal terhadap segala luka. Dalam cerita mereka juga ada satu tokoh lagi, yaitu Yaeko, gadis yang konon tercantik se-Jepang yang ditakdirkan untuk menikah dengan Takezo. Untuk menjadi pahlawan Jepang Takezo memiliki berbagai misi, dan dalam misi itu perangai buruk Takezo tetap saja tidak bisa hilang, tapi Hiro tetap saja menutupi kejelekan Takezo dengan menjadi tokoh baik dengan topeng takezo didepan rakyat jepang, dan didepan Yaeko untuk menjodohkan Takezo dan Yaeko karena mereka ditakdirkan untuk satu menurut sejarah, dan Hiro bertugas untuk menyatukan mereka, dan mereka (takezo&Yaeko)akhirnya pacaran. Tapi ditengah usahanya Hiro ternyata benar-benar suka sama Yaeko, Yaeko juga sadar bahwa sosok baik Takezo yang selama ini dia cintai sebenarnya ada di Hiro, dan pada satu titik mereka berbagi kasih, mereka antara Hiro & Yaeko. Tanpa sepengetahuan Takezo tentu. Dan Takezo mengetahui hubungan gelap itu. Dan begitu Hiro & Takezo bertemu langsung, si Takezo berkata kepada Hiro:

How could you! You teach me how to resist from even the sharpest sword. But now, you stab my back and give me Wound that deeper & bitter than any sword could ever hurt. I fought many fight but it’s never this hurt!”

AAAAARRRRGGGGHHH!!!! kata-katanya ngena banget, pas denger dialog tersebut terus terang saya terkesima dan terngiang2 terus kalimat itu. Sampe ga fokus nerusin cerita filmnya… well… sakit hati (perasaan) itu memang kadang lebih perih dari sakit luar secara fisik, mas meggy Z aja sampe bilang lebih baik sakit gigi daripada sakit hati. Dan Takezo bilang, lebih baik berantem sama pasukan sekampung dan ditusuk sama pedang daripada sakit hati… aaarrggghhh…. memang perih saudara2. Kalau sakit hati bisa merusak nyawa dan semangat hidup kita. Kalo sakit fisik, ditonjok mungkin sakit, kita meraung-raung, setelah itu besok mungkin bisa ketawa-tawa lagi, tapi sakit hati? Uuughhh…. setahun kemudian belum tentu pulih. Semangat belum tentu sama, gairah hidup bisa berubah… itulah manusa dan sakit hatinya.

Sakit hati lebih tahan lama dibanding sakit fisik, kalau terluka secara fisik mungkin bisa disembuhkan, dan ditangani langsung, tapi sakit hati. Beeeuuuh! Efeknya ke mental, semangat dan jiwa. Padahal yang membuat manusia tetap hidup adalah mental dan semangat. Bahkan ada teman yang bilang ke aku setelah patah hati. Dia bilang “gue kayak zombie den. Badan gue hidup tapi jiwa gue mati” nampol abis emang sakit hati… hhhfff itu dia, saya ga mau bikin orang sakit hati (‘meski sudah banyak yang saya sakiti hatinya huhuhu ampuni saya’) karena saya sudah merasakan pedihnya sakit hati saudaraku. Makanya jangan main-main deh dengan hati orang, kasihan kalau sudah tersakiti. Bayangkanlah kalau kamu yang sakit hati. Kalau belum pernah sakit hati, trust me, you don’t want that hurt.

Tapi tetep aja ada yang namanya cinta bertepuk sebelah tangan, tetap saja ada orang yang patah hati… tetap saja ada orang yang cinta sama orang yang tak mencintai dia dan dia tak mencintai orang yang mencintai dia… apa perlu kutuliskan lagi teoriku bahwa cinta itu tidak adil? Hufff… terlalu dini untuk ber-teori. Pengalamanku tentang cinta dan hidup juga belum begitu banyak, perjalanan masih jauh ditempuh saudaraku…

But then again, itu jangan juga dijadikan alasan untuk kita takut melangkah, yes it’s hurt, yes it taste bitter, but believe me, if you treat it well it will be your medicine to make a better you! Yup! Mungkin sakit, tapi kalau kamu bisa belajar dari situ, pengalaman itu bisa menjadi obat buat kamu agar lebih baik. Dan ingat obat itu pahit saudaraku! Tapi menyembuhkan…

tulisan ini saya buat especially buat temen gue seperjuangan. Raja A.I.C.U😉 peace my bro!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: