84% perokok adalah warga miskin

menurut koran jawapos 21 April ini, dan menurut PDPERSI Indonesia disini 84% perokok adalah warga miskin.

kalau dalam artikel link diatas, mereka menjelaskan bahwa rakyat miskin adalah korban utama dari dunia perindustrian rokok, karena ternyata konsumen rokok itu di seluruh negara itu adalah warga miskin, tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di Amerika, Eropa dan yang paling parah di India, proporsi terbanyak perokok adalah orang miskin di Negara mereka.

oke sekarang coba kita lihat konsumsi rokok dan pengeluarannya. konsumsi saya merokok bulan lalu rata-ratanya mencapai 3/4 bungkus tiap harinya, atau setiap bulannya bisa mencapai 23 bungkus! bulan kemarin saya stress banget, lagi banyak pikiran dan pelariannya adalah rokok. rokok saya ganti-ganti, kebanyakan saya menghisap ClassMild, kadang A mild, harga satu bungkus ClassMild berkisar 8000-8500. berarti saya dalam satu bulan bisa menghabiskan sekitar Rp 185.000. menurut saya, saya bukanlah perokok yang berat-berat amat, masih banyak perokok yang bisa menghabiskan lebih banyak dari saya.

sekarang kita lihat, kebanyakan warga miskin menghisap rokok kretek yang bukan mild, dan itu harganya lebih mahal, contohnya aja Sampoerna Ji Sam Su bisa berharga 11.500 satu bungkusnya. jika disamakan dengan pola konsumsi rokok saya, maka dalam satu bulan bisa menghabisakan uang Rp 284.500!! bisa beli henpon seken, poliponik dan berwarna :-p. dengan begitu kita tau kan apa yang membuat mereka miskin, bukan karena pasar Industri Rokok adalah warga miskin, tapi mungkin karena orang yang merokok bakalan miskin!! HOHOHOHO “ketawa setan” apa mau jadi orang miskin? itu baru miskin karena belinya, kalo miskin karena kedokter, misalnya kaya si anton yang kena asma klepek-klepek ga jelas di TelogoRejo sewaktu LCP Election akhir maret lalu. emang mau rumahsakitnya dibayar pake daun tembakau?

ngomong2 soal jabaran saya diatas tadi itukan saya yang dulu, bulan lalu bener2 banyak pikiran banget, so ngerokoknya kenceng, padahal sebenernya ga ada hubungannya juga sih ngerokok dengan ketenangan pikiran, itu hanya justifikasi dan execuse perokok nakal seperti saya hehehe..

alhamdulilah akhir-akhir ini saya bisa mengerem sekali konsumsi rokok saya, sehari paling cuman 2-3 batang, which is saya bisa menghabiskan hanya 6 bungkus rokok sebuah effort yang sangat luarbiasa dari saya bulan ini. tidak lain adalah karena nasehat dan doa dari teman-teman yang ga pingin saya cepet mati. dan karena si pematah rokok… dan next target bulan depan ZERO SMOKE!!! KARENA SAYA GA MAU MISKIN!!! DAN SAYA GA MAU MATI MUDA, kalau nikah muda sih mau, hehehe!

lagipula merokok juga bisa ikut membantu pelubangan Ozon kan? global warming tuh!!! trus kalo ngerokok passive smokernya lebih parah kena dampaknya, perbuatan pribadi yang dampak buruknya menyebar keorang lain dan mengganggu kepentingan orang lain.

well kalo ga mau ngerokok karena ga perduli sama kesehatan dan keuangan kita at least cobalah tidak merokok karena orang lain, perduli dengan orang lain yang juga berhak menghirup udara bersih, yang berhak dihargai bahwa dia tidak merokok dan orang yang menyayangi anda dan tidak ingin anda mati muda.

Denny Sedang menasehati diri sendiri…

4 Balasan ke 84% perokok adalah warga miskin

  1. nad mengatakan:

    hehe, makasi kommennya, ohya, barusan aku nulis postingan juga tentang rokok, dibaca ya.
    ^^ hehe (ngiklan)

  2. ika mengatakan:

    wah posting yang keren.itulah endonesa yang mudah dibikin serba sulit. sebenernya bbm ndak usah naek asal tunjangan2 untuk anggota dpr ditiadakan dan korupsi diusut tuntas dan suruh mereka kembaliin duit rakyat, gitu aja kok repot..😀

  3. denny mengatakan:

    yup mbak ika… itulah kenapa saya poting yang “cara pemerintah bekerja” emang logika pemerintah suka aneh… trims ya sudah mampir🙂

  4. angga mengatakan:

    menurut survey… orang yang meninggal dirumah sakit lebih banyak orang yang tidak merokok.. sedangkan orang yang merokok jarang masuk rumah sakit….. … karena belum sampai rumah sakit udah tewas duluan hehehe.. :0

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: