2 choices for this second, wake up! Drag a cigar and lit up, as you lit your spirit, or get back to sleep like an asshole, which is better? The nicotine strikes back! Damn! Pagi ini aku bener-bener berharap hari itu tidak pernah ada, rasanya seperti bangun dan berjalan menuai apa yang kamu tanam, apa yang kamu sangka jika yang kamu tanam itu baik namun teracuni dan berbuah tidak sebaik yang kamu pikirkan? Jauh tidak baik, dan tanggung jawab? Siapa yang tanggung jawab? Who the F that should bear this F situation? Who the man behind this? Saya, gue, aing, urang! Dan pagi itu rasanya aku pingin jadi orang yang tidak bertanggung jawab? Ingin?!?!? YOU ARE IRRESPONSIBLE DENNY! Indeed I’m irresponsible, and I hate that! So, is that a proper reason to me to hate myself? Ok! Let’s do hate myself, pull the cigar and lit it up, as you hope it burns your spirit, or maybe your life, YFL!
In some situation I wish I weren’t here… lie! Maybe each single day! Hal yang paling tidak bertanggung jawab yang pernah saya tuduhkan adalah lari dari kehidupan, and some situation I shallowed my own Fking spit, hina! Tapi biarlah, toh aku memang hina, siapa yang sok suci disini? We were life to die, we not sooner? Is everything that sooner also going to be better? IDK! IDFWK!!! Apa yang saat ini aku pingin tau, aku tidak pingin tau dan aku tidak ingin ada disini, is that irresponsible enough??? F.U.C.K! I struck!!!!!! Bicth! Rasanya kaya pingin teriak, ingin ada yang mendengarkan, but who seems to know as seems to care? Who does? WFDC? My cigar does… he told me, it’s our best friend denny, a kind of us is someone who really need someone who can bear our problem, and be there exactly when we need, and who can replace this hard responsible beside our lovely cigar, when it came to you, you simple drag it out and lit it, it may we say she, so she is there, you burn it, you enjoy it, she accept it, such a beautiful acceptation and everybody gets happy… let falter into cigar, it even more fking simpler, not just simpler, it’s also better then to fall in love, so what could be better then fall in love with cigar? It’s angels in heaven do when angels not home, because they in heaven, they doesn’t help you, maybe they helping you trough the things that going through your vein and burn you from there, bringing all the rest thing you got up to your brain and vein maybe along with your spirit, who does care? Who really wanna care? Nobody except it, so pull it, burn it, enjoy…! What else can relieve?
But yet, we live to die… and if we die trying it is also like trying to die, and you know, you are living like a human coz in the end, we are die trying to live to die. So… we have to keep on live… so we’ll die properly like human being
cigar strikes back!
02 Okt, 2009seoplah koran
07 Sep, 2009siang ini matahari begitu teri, membakar kulitku… dunia semakin panas saja batinku. kulihat disana ada seoplah koran, sudah lama aku tidak membaca koran, pekerjaanku begitu menyita waktuku, sebutlah aku orang sibuk, sebutlah aku orang yang menghargai waktu. aku ingin tau, apa yang terjadi pada dunia sekarang ini, apa yang terjadi pada dunia ini… kuambil koran itu, kubukanya halaman demi halaman.
dahiku berkrenyit, selama itukah aku tidak membaca koran? beritanya begitu berbeda dengan kenyataan yang aku alami, jauh dari berita buruk, tidak ulasan negatif terhadap issue lokal, semuanya begitu damai… halaman pertama kuamati, aiiih…! aku terkejut.. mata uang rupiah menguat sebulan ini? hampir sama dengan dollar Singapore? wow…! hebat sekali menteri ekonomi kita, hebat hebat… aku terkagum-kagum membaca artikel itu, puas kemudian aku membuka halaman selanjutnya.. wow! kita kembali merebut Piala Thomas & Uber!!! hebat sekali atlit kita, akhirnya kita berhasil merebut piala itu…! meski bukan atlit, aku rindu akan piala itu… ah, senang sekali membaca kabar ini.. hey hey…! ekspor beras kita meningkat? wah hebat sekali ini, ekspor palawija juga?!?! wah setengah tidak percaya aku membacanya.. bagus bagu… senang aku membacanya, wah! ternyata koran itu menulis “seiring dengan meningkatnya expor beras, Swasembada pangan ditingkatkan” wah.. ibuku akan senang membaca berita ini… semua bagaikan mimpi saja… ah, ternyata saya rabun informasi sudah begitu lama… bagaimana bisa aku ketinggalan semua informasi ini? ah.. bodoh sekali aku…
kubuka lagi halaman berikutnya, iklan dimana-mana, tapi kali ini terasa berbeda, iklan-iklan ini tidak seperti biasanya, iklan-iklan yang biasa kubaca selalu menonjolkan kelebihan-nya sendiri, bahkan tidak sedikit yang menjelekkan produk pesaingnya… tapi iklan ini cukup informatif, dan wajar tidak berlebihan. bagus-bagus.. kini mereka sadar akan etika Iklan, dipojokan halaman aku lihat jadwal televisi, aih-aih.. kemana saluran-saluran televisi yang tidak berguna itu? kok tidak ada? apa sudah bangkrut? kok saluran televisinya yang tertera disini begitu sedikit? ah, peduli setan, kulihat jadwal susunan acaranya… bagus bagus… meski saluran TV-nya sedikit, tapi muatannya bermanfaat, terbaca dari judulnya, sepertinya begitu edukatif, syukurlah departemen informasi sudah bisa menyaring tayangan TV di negara ini, kini hilang sudah saluran televisi bejat yang merusak moral bangsa ini, bagus kalau begitu…
hey hey…! siswa kita berprestasi di Luar Negeri sana, bahkan untuk masalah pendidikan aku baca, negeri luar lebih senang bellajar disini, mereka lebih memilih kuliah di negeri ini.. bagus bagus, sistem pendidikan kita lebih baik lagi, sektor bisnispun kubaca lebih baik, tidak seperti selama ini yang aku dengar, dikoran ini semuanya begitu berjalan dengan lancar, syukurlah.. negara ini menjadi lebih baik sekarang. hey! harga bahan bakar minyak kok turun sekarang? menjadi murah sekali… harga bahan pokok juga begitu, kok jadi murah sekali… wah, berita baik ini, keluargaku dirumah pasti senang membacaranya.. tapi-tapi tunggu… kemana berita itu? mana berita korupsi, berita pemerkosaan, berita kriminal, biasanya tidak usah aku cari, berita itu muncul lebih dahulu menarik perhatian mataku untuk aku baca sebelum membaca berita lainnya, aku susah payah mencari baru ketemu satu? ah sudahlah, sudah bagus banyak berita baik di koran ini, untuk apa habis pikir dengan berita buruk…
ah… seperti mimpi aku membaca oplah koran ini, puas aku membacanya, negara ini lebih baik ternyata, aku jadi menyesal selama ini rabun informasi… tak terasa banyak waktu aku habiskan untuk membaca se-oplah koran ini, hingga teriakan Jarwo, kakakku mengagetkanku
“Woy Jo…! ngapain kamu jongkok lama baca koran disitu?!?! Cepetan cari barang berharga di tumpukan sampah ini!! sekalian koran yang kamu baca itu, mungkin bisa dijual! dikilo-in!!” Jarwo mendekatiku dan berkata lagi “heh! darimana kamu dapat koran lama ini? koran tahun 90-an masih kamu baca juga? sudah gila kamu yah!. lekas cari sampah-sampah yang masih bisa dijual, lalu lekas pulang, hari sudah sore ini, Ibu bisa marah kalau sampah yang kita pungut sedikit dan ga berharga”.
aku membaca dalam hati, seakan mengeja tanggal terbut koran tersebut “4 November 1993″ sial! aku mengumpat dalam hati… kulipat koran itu rapih, kutaruh dalam tas yang kukaitkan dalam gerobak sampahku, aku berlalu mengikuti langkah Jarwo yang meninggalkanku, Koran itu tidak akan kujual, kusimpan sebagai kenang-kenangan, sebagai harapan agar negaraku kembali jaya, kembali ditakuti…
*apa yang lebih baik dari negara ini sekarang?
Just Another Attempt…!
14 Nov, 2008oke…! ini percobaan ketiga kalinya aku berhenti merokok, setelah yang pertama gagal karena diputusin Ditha + stress gara-gara DeZone, setelah yang kedua gagal gara-gara kecewa pada seorang gadis! you shouldn’t know who lah! ga cuman gara-gara itu juga sih, juga gara-gara DeZone, asal tau aja yah, Usaha DeZone ini cukup menguras otak-ku banget, my stressed center banget! it took 2/3 of my brain! but as time goes by i think i did to manage it…!
this is my third attemp ja! kata gue, dan raja cuman bilang “ya iya lah lu gagal terus, karena lu selalu nyoba! kalo berenti mah berhenti aja ga usah make nyoba” well ga bisa disalahin memang apa yang diomongin raja, kalo niat berhenti ya berhenti aja, ga usah pake istilah try to stop, just stop!!!! yup, ini menjelang hari kedua aku berhenti merokok, anyway aku ada alasan kenapa aku mau berhenti merokok:
1. aku ga mau ngasih duitku ke perusahaan rokok!
bahasa lainnya, aku ga mau uangku hilang begitu saja, coz kalo ditimbang-timbang lagi, budget aku buat rokok cukup gede, 2 hari 3 bungkus, sebulan 45 bungkus, it means aku biasa ngeluarin uang 8500 x 45 = 38500 Rupiah, uang yang cukup untuk membayar tagihan cicilan bank kalo kita ngutang 5juta, uang yang cukup untuk bayar kostan, uang yang cukup buat bayar biaya bensin mobilku, there’s a lot-a things to do with 38500 sebulan!
2. aku ingin menikmati masa tuaku dengan tenang
well selama ini aku bekerja keras! iyup! selama ini aku bekerja keras didampingi juga rokok, rokok memang temen gue kalo lagi mikir, apalagi mikir keras, somehow smoke is helping me, smoke is making me easier to solve problem, but it has a consequences, konsekuensinya di hari tua gue, rokok juga bakal nemenin gue dan nempel di paru-paru aku, dan dia bisa bawa temen, namanya kanker paru-paru.
kemarin gue berpikir aja kalo aku usah kerja keras di masa mudaku dan aku sangat ingin menikmati-nya di hari tua, dan sangat ga seru banget kalo aku menikmati hasil kerja kerasku dengan penyakit gara-gara rokok! ga seru banget!
3. aku ingin menghargai orang lain
well, kalo kata ilmuwan perokok pasiff, atau orang yang menghisap rokok dari residu rokok kita punya resiko lebih besar daripada perokok itu sendiri, tapi itu bukan alasan untuk kita merokok! terlepas dari itu benar apa engga, tapi yang pasti, fakta bilang orang lain yang ada di sekeliling rokok itu terganggu, that is fact! dan aku ga mau mengganggu mereka
4. aku menghargai dunia ini
seperti issue yang sedang berkembang, global warming, rokok juga penyumbang global warming yang cukup nampol! dan aku menghargai duniaku dan aku berusaha mencegah global warming!
DAN AKU INGIN BERHENTI MEROKOK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Google Chrome “ketika pemuda berkreasi”
03 Sep, 2008hari ini saya blogwalking ke blog ario, dan mengetahui tentang google chrome, silahkan kunjungi ke sini, untuk mengetahui lebih lengkap tentang apa itu Google Chrome, briefly Google Chrome meluncurkan browser berbasis open-source, penasaran sayapun mencoba masuk ke situs itu, tertarik dan meng-unduh aplikasi tersebut yang diklaim hebat sama google.
hal yang menarik perhatiann saya adalah aplikasi ini cukup nyentrik, terasa sangat berbeda dengan aplikasi dari developer lain. tampilannya sangat dinamis, di settinganya juga ada beberapa istilah slang, browser ini bisa dibilang gaul. dinamis, sangat berbeda dengan IE yang lebih kaku & konservatif. hingga penjelasannya, FAQ-nya pun diperagakan dengan komik, bukan tutorial yang membosankan seperti ini
mungkin ini berhubungan dengan si developer itu sendiri, jika kita kembali ke beberapa tahun yang lalu, aplikasi, program, dan hal-hal yang berbau IT, selalu kaku dan konservatif, mungkin karena dulu yang mengerti soal IT dan programming hanya proffesor berkaca mata tebal dan berambut tipis. anak2 mudanya belum begitu mengerti soal IT, dan hanya berperan sebagai user. tapi sekarang, developer, coder, programmer sampe hacker sudah banyak anak muda yang menekuninya, ga usah jauh2, teman2 sepergaulan saya saja ada yang dapat dan sudah bisa mengerjakan proyek IT dari pemerintah, dan usiannya baru kepala “2″ lebih dikit, walhasil ditangan pemuda-pemuda kreatif ini aplikasi & program menjadi menyenangkan, dinamis dan unik, seperi chrome ini.
dalam postingan ini saya tidak akan membuat review, karena programnya masih beta, tapi saya sangat merekomendasikan aplikasi ini karena ringan, dinamis, simple, ga ribet, sangat user friendsly…
fhhhh… my beloved mozilla, sepertinya setelah 3 tahun aku menggunakanmu aku menemukan seseorang yang lebih baik darimu, jangan salahkan kalau aku selingkuh yah :-p
kalo mas anang? apakah masih bangga dan setia sama operanya? coba cek ini dulu bro…! :-p
btw ini postingan pertama saya menggunakan Google Chrome
![]()
01 Agu, 2008
saya punya banyak alasan kenapa saya sedikit menelantarkan blog ini, internet masih saya selami tiap jam-nya, jutaan bit data ter-transfer masuk dan pergi tiap harinya di laptop acer yang ternyata cukup tahan lama ini, ketika saya nulis blog ini koneksi laptop saya terkoneksi selama 28 jam, alias 1 hari lebih 4 jam. seperti biasa, laptop ini saya perlakukan dengan nista-nya, saya masih terkoneksi dengan internet, hanya bedanya kalau dulu saya posting sampe 2 post sehari sekarng saya menghabiskan waktu berselancar saya untuk mencari data demi tawaran bisnis seorang teman, disambi meramaikan friendster DeZone, disambi mendengarkan alunan Jazz, disambi berbicara mengenai bisnis yang masih berstatus OMDO alias omong doang, disambi chat dengan teman2 chat saya meski sering saya set invisible.
sibuk mempromosikan DeZone, berkelana kesana kemari untuk memenuhi tawaran bisnis dari temen-temen, mencoba memuaskan tamu dan pelanggan DeZone, mencoba untuk perduli dengan kuliah saya yang terlantar selama 2 semester, pergi ke gubernuran untuk mengajukan pendanaan bisnis sampe di cap orang gila, dan memenuhi ajakan wawancara dari seorang wartawan jawapos. sedikit promosi, kalo yang di Semarang dan berlangganan JawaPos, mungkin bisa dibaca di edisi hari ini, Kamis 1 Agustus, kata sang wartawan, profil saya dimuat di Radar Semarang di Cover Story, entah halaman berapa, ini masih pagi jam 03:12 mungkin korannya masih proses cetak..
Sejuta kata untuk saya post berkeliaran di otak saya, setiap teringat hanya saya tulis pikiran pokok di HandPhone sederhana saya dengan harapan saya bisa ingat kembali untuk saya jadikan tulisan, sebagian lagi saya coba simpan dalam selipan jutaan neutron dalam otak saya, sebuah hardisk ciptaanNya yang berkapasitas tak terbatas nan kerap terhidden files, alias lupa…
saya mohon maaf jarang menyawangi rumah maya saya, meski saya tetap main ke rumah Ndoro yang terkena kasus penipuan, bertandang ke rumah anang yang bangga akan Opera-nya, ke rumah laporan yang masih menulis sesuatu secara empiris, ke rumah spektrum yang tetap filosofis, ke rumah raffael yang tetap dengan techy-nya, semuanya saya mampir tanpa meninggalkan jejak, mungkin saya seperti maling yang mampir tanpa memberi kesan, tanpa pamit… saya mohon maaf…
Loving is Believing
21 Jul, 2008Suatu hari aku pernah discuss sama Made, tentang cinta… tentang definisi cinta, tidak disangka bahasannya lebar sampe ke cinta secara universal. Kita tidak berdebat mengenai agama meski kita berbeda keyakinan
Denny: de, menurutmu cinta itu apa de? Sesuatu yang kamu tau alasannya seperti, “aku mencintai dia karena dia begini dan begitu”, atau cinta itu sesuatu yang kamu tidak tau alasannya seperti “aku cinta ya cinta, pokoknya cinta lah, ga tau kenapa…”
Made: menurut aku yang kedua den, kita itu cinta sama seseorang karena ga tau kenapa.
Made: itulah mengapa aku menyembah menghormati leluhurku dengan caraku, dan aku melakukan ritual seperti nyepi untuk agamaku, kamu ga pernah bisa nanya kenapa aku melakukan itu semua, itu dilakukan karena ke-cinta-an sama agama dan tuhan kita. Sebagaimana kamu juga menjalankan kewajiban agamamu sebagai seorang muslim
Denny: masuk akal juga yah, itu juga mengapa kita ga bisa merasionalkan agama, dan itu juga alasan kenapa kita ga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan melogika seputar agama.
The conversation wasn’t end-up there, kita membahas hal ini selama 4 jam! Dari malam sampe pagi, 2 orang insomnia akut!
Back to the topic, itulah mengapa apabila kita sebagai penganut agama selalu berusaha mencari alasan dalam agama kita mengapa harus begini dan mengapa harus begitu, kita akan susah menemukannya, susah me-logika-kannya karena memang itu abstrak, seabstrak cinta…Seperti sufi atau Kyai yang dia mencintai agama dan Tuhan-nya apapun yang terjadi. sebagaimanapun agamanya direndahkan negara lain dia akan tetap menjunjung tinggi agamanya….
ketika kita mencintai seorang wanita, hal irrasional saja bisa menjadi rasional bukan? Kata raja “Tai kotok saja bisa berasa cokelat”, apalagi mencintai Agama dan Tuhan, itu akan sangat-sangat abstrak, what I’m trying to tell you is, believing is irrational! Yet love is irrational and love is believing. Iman itu irasional! Cintapun irasional dan iman adalah cinta!
Cintailah agamamu dan kamu tidak akan bertanya mengapa begini mengapa begitu,
kadang kita sering berpikiran “ah tidak masuk akal, ah begono, ah agama ini saja tidak begitu, ah agama saya begini begitu…” cut this crap! Imani-lah cintailah kalau kamu memang benar-benar beribadah, maka cintailah, memang tidak rasional, se tidak rasional seorang wanita yang rela gantung diri karena ditinggal pergi, se tidak rasional saya ketika sedang jatuh cinta kepada wanita. Ucapan wanita itu bisa menjadi petuah, SMSnya bisa menjadi surat berharga yang disimpan di handphone berhari-hari dan dibanggakan kepada orang lain…
setetes ketulusan..
15 Jul, 2008siang itu saya lagi di Toko Buku merbabu Pandanaran mencari art paper buat hiasan tempat nongkrong saya, karena bingung mencari kertas yang saya maksud, sayapun bertanya kepada salah seorang bapak yang saya pikir pegawai merbabu, pakaiannya biru, berkemeja rapih…
Denny: pak-pak… saya cari kertas hias dimana yah?
Bapak itu: nyari kertas yang kayak gimana?
Denny: itu pak, mmmmmmm…. saya juga lupa namanya e, dia bahannya sedikit kaya spons gitu, fleksible..
Bapak itu: coba sini dik, sambil mengajak saya ke salah satu sudut di merbabu dan membantu melihat2 kertas
Denny:….. ini pak! ini yang saya cari, sembari memperlihatkan bahan tersebut,
Denny: berapa yah harganya?
bapak itu: melihat ke tempat kertas itu dan menjawab: 2500 mas
Denny: Makasih pak…
Bapak itu: monggo…
Sedapatnya saya gak langsung ke kasih untuk bayar, saya lebih memilih lihat2, rugi kan kalo gak liat2 dulu.. sampai puas, sayapun beranjak ke Kasir, berniat ingin membayar bawaan saya. kemudian saya melihat bapak itu berjalan dari arah kasih membawa bungkusan, beranjak kebawah, hendak pulang sepertinya. dari situ saya sadar kalo dia bukan petugas merbabu, sedikit canggung saya melempar senyum ke bapak itu, dia membalas senyuman saya dan bergegas pulang..
Deg! sayapun tertegun, ternyata dia bukan karyawan penjaga toko, rupanya dia juga pelanggan yang mencari buku, atau kertas, mungkin peralatan kantor… waktu aku tanya tentang kertas yang aku cari dia dengan sigap mencarikan-nya untuk saya, seolah beliau benar2 ingin melayani saya dengan tulus. terus terang jika saya jadi bapak itu dan ada orang lain nanya ke saya “mas, buku “A” nyarinya dimana yah?” saya biasanya hanya melemparkan senyum mesem dan berkata “oh, saya ndak tau bu, saya bukan karyawannya”
ah.. hari itu saya benar2 merasakan ketulusan dari seorang bapak itu, beliau begitu tulus membantu saya mencarikan saya dan melepas atribut bahwa beliau lebih tua dari saya, bahwa beliau juga pelanggan yang tidak tau letak2 barang di merbabu, bahwa beliau juga punya hak untuk dilayani oleh karyawan merbabu. beliau begitu berniati ingin membantu saya.
saat itu juga Tuhan berkata dengan bahasaNya: “jadilah seorang yang lebih tulus Denny…”
Cerita Mug Jelita
09 Jul, 2008apa yang spesial dari Mug ini?
design-nya kah? – ah, tidak hanya design simple square aja..
ukurannya kah? – seperti yang terlihat, ukurannya normal..
Bentuknya kah? – mmm.. cuping pegangannya cuman satu, berbentuk selayaknya Mug..
tapi ceritanya cukup spesial buat saya, suatu ketika saya menghadiri Konferensi AIESEC tahun 2006 akhir, ada acara semacam Gala Dinner, dan disana ada sesi gift exchange, dimana peserta bertukar gift dengan peserta lawan jenisnya, waktu itu saya membawa sebatang cokelat sebagai gift, saya ndak mengharapkan sesuatu yang wah, karena ini cuman seremonial, cokelat saya kasih ke salah seorang peserta wanita yang cukup jelita. dan ternyata, saya balik modal! saya dapat 2 batang Toblerone dan 1 Mug, yup! mendapat 3 gift dari 3 wanita cukup membuat saya bisa ber-bangga ria dengan peserta konferensi lain, sayangnya saya hanya mendapat Mug ini bukan Hati sang wanita Jelita tersebut :p
mug inipun saya simpan sebagai kenangan, dan ketika menyeruput cokelat atau kopi didalamnya, serasa ditemani sang wanita jelita tersebut..
sruuuup….! ah…
Selamat malam gadis..?
ada cerita apa duhai jelita..?
kecerobohan…!
05 Jul, 2008saya pernah menulis tentang sifat binatang saya ini di blog yang dulu. hampir 1 tahun yang lalu saya melakukan kecerobohan, karena saya tergesa2 mengambil dana, dana cair yang sangat besar ketika proposal bisnis saya disetujui oleh pemodal dan sang pemodal tersebut mengirimi saya dana untuk modal usaha saya, saking girangnya saya terbawa emosi, dan saya dengan tergesa2 mengambil dana cair tersebut, motor saya kebut ke bank, dan hasilnya? saya mendapat kecelakaan, saya menabrak dan jatuh, parah kerusakan motor yang saya timbulkan. dari situ saya pernah berikrar untuk tidak terbawa emosi dan tergesa2..
it was one year ago… just one year ago…
hari ini, saya melakukan kebodohan yang sama… saya tidak suka FlashDisk, saya lebih suka menggunakan SD Card dalam tukar-menukar data, selain karena saya orang yang ceroboh, dan saya sudah sering menghilangkan flashdisk. saya lebih memilih SD card karena laptop saya dilengkapi dengan slot SD, dan laptop temen2 saya juga hampir semua punya SD slot, jadi kalau saya ingin ngebajak copy MP3, program, sampai apalah itu. saya tinggal menyerahkan SD card saya buat ditemplokin ke laptop dia dan tinggal copy, kalo sedang tidak terpakai, tinggal saya biarkan terpasang dilaptop, jadi saya tidak akan kehilangan SD kecuali saya kehilangan laptop, tadi siang, saya berniat mengcopy Antivir dari laptop temen, karena saya mulai tidak percaya sama PCMAV yang sering kebobolan terus, saya serahkan SD itu, dia copy, dan psa diserahkan kesaya, SD itu jatuh, trus tombol lock nya entah kenapa lepas. gara2nya SD saya tidak bisa diakses.
setengah panik, dalam keadaan panik aku berusaha memperbaiki SD itu dengan cara yang kasar, saya bongkar SD tersebut dengan harapan bisa diakalin, tapi hasilnya, karena saya terlalu ceroboh dan terburu2 saya mematahkan SD card saya, rusaklah SD card saya dan musnahlah semua data yang didalam sana,
untung sudah saya copy. saya menyesal disini telah merusakkan SD saya, karena penasaran, saya cek diinternet, cara memperbaiki SD saya yang tidak bisa diakses tersebut tanpa membongkar fisik SD, ternyata sederhana, tinggal diselotip saja di bagian lock nya (sehingga bisa menutup celah bagian lock), dan voila, SD tersebut bisa kembali normal, karena sistem kerja lock di SD dama sederhananya dengan sistem kerja lock di Floppy disk. sesederhana itu, tidak perlu membongkar SD.
ah… saya terlalu terburu2 lagi, sok jadi can do man yang bisa memperbaiki segala hal. dan akhirnya, rusaklah SD saya. saya hanya bisa menyesal, dan kembali bersumpah untuk tidak ceroboh lagi, dan lebih nyantai dalam mensikapi segala sesuatu.
sebatang rokokpun saya habiskan sembari mengetik Log ini dan menyesalinya,
aku masih bodoh
sebuah perenungan dari berita duka…
02 Jul, 2008sekitar 20 menit dari saya tulis kata pertama dari postingan ini(01:40), saya mendapat kabar duka dari sahabat saya seperjuangan dalam kampus, dan AIESEC. Raja Agustinus I.C.U kehilangan ayahandanya, suatu hal yang paling saya takutkan terjadi adalah kehilangan keluarga saya, apalagi orang tua, ayah, sesosok yang paling saya jadikan panutan walau kadang sering ajak debat ayah saya, walau sering saya membantah perkataan beliau dan merasakan akibat dari ke-keras kepalaan saya. walaupun sering saya tidak sopan terhadap beliau. tapi bagaimanapun, saya amat takut kehilangan beliau melebihi ketakutan saya terhadap kehilangan nyawa saya sendiri.
kabar duka ini seakan mengingatkan saya, usia tidak dapat ditebak, bisa saja besok saya yang menyusul, lebih parah lagi, bisa saja besok Ayah saya yang menyusul Naudzubillah! tapi kita harus merenungkannya! beliau-beliau tidak selamanya hidup didunia ini, dan waktu kita untuk berbhakti kepada beliau semakin sedikit, kita tidak akan pernah tau, dan saya, kita tentu tidak mau menyesal dan menyadari bahwa kita belum cukup berbhakti terhadap beliau..
ketika itu saya berkata pada Raja, sahabat saya: “semoga ini membuatmu menjadi lebih kuat ja.. ini adalah fase yang setiap anak harus menghadapinya” saya berkata demikian, namun saya menyadari, bahwa saya sampai detik ini merasa belum siap apabila saya merasakan hal yang sama apabila saya berada di posisi Raja.
Ya Allah, semoga kau tempatkan arwah Ayah-Ayah yang mendahului kami disisi-Mu yang terbaik
Ya Allah, semoga kau jadikan kami anak-anak yang berbhakti kepada orang tua kamu
Ditulis oleh Denny Eko Prasetyo
Ditulis oleh Denny Eko Prasetyo
Ditulis oleh Denny Eko Prasetyo 













