Aku ingin…

02 Okt, 2009
Sejuknya hembus angin
Telah redakan
Segala amarah dalam hatimu
Terkadang kau sendiri tak mengerti
Begitu mudah engkau kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanmu tak terpenuhi
Kau coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwamu
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah
Dan kau ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganmu
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli
Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti
Satu lagu, satu pencipta lagu, terdapat 2 aransemen yang saya ketahui, musisi jazz favorite saya, Indra Lesmana, musisi idealis yang nampol, dalam aransemen pertama, kurang jazzy, tapi tetap berdenyut Jazz,
dimata saya lagu ini bercerita tentang seorang (seorang disini berarti adalah orang lain yang diluar dirinya sendiri) memiliki pola pikir diluar dunianya, diluar orang sekelilingnya, berbeda liar dan unacceptable,
Terkadang kau sendiri tak mengerti
Begitu mudah engkau kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanmu tak terpenuhi
penuh ambisi, penuh dengan impian dan cita-cita, once I’ve heard semakin besar target dan ambisi kita, semakin mudah kita kecewa, jadi kecewa??? Let’s see the Brightside, disappointed means you have a high dream to catch. Jadi kecewa? Ya, semua orang yang berambisi dia akan kecewa, karena ambisinya besar! Bit of more than you could chew. This part motivates me when I’m down… orang-orang besar itu mereka kuat bukan karena mereka tidak pernah kecewa, tapi bagaimana mereka bangkit dari kecewa itu, atau mungkin membuat kekecewaan itu menjadi kekuatan?
Kau coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwamu
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah
Mungkin saking liarnya isi jiwanya, dia sendiri seakan tidak mengerti apa itu, dia mencipta lagu curahan sgala resah, seorang yang mencurahkan segala yang dia rasa dalam sebuah lagu, terdengar negative namun sebenarnya positif jika kita lihat dari sudup pandang yang sedikit berbeda, menurut aku orang ini musisi, dia mengaliran keresahannya dalam sebuah lagu. Mengkonversi kebenciannya, ketidak mengertiannya menjadi sebuah lagu, menjadi sebuah produk positif, sebuah lagu yang akhirnya sering saya dengar… over-and-over again… lagu ini punya soul, yang melegakan, meski sendu tapi penghias sendu…
Dan kau ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganmu
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli
Told ya, this man is full of hopes, penuh dengan harapan dan angan, he want to share to the world, but I guess this man is a lone man, penyendiri
Kau coba menyendiri dan membisu
Tapi mimpinya dunia, angannya luar biasa, hanya aku menemukan sensasi kehampaan dan kegalauan, kata “ingin” berarti belum,
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Ingin bebas lepas berarti belum bebas dan lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Ingin merasa bahagia berarti belum bahagia?
Tapi bebas, bahagia, itu subjektif, sangat tergantung subjeknya, kebahagian itu relatif, se absurd dan seabstrak kebebasan… jadi kalimat negatif disini buat saya adalah denyutan manusiawi yang pasti pernah tidak bahagia dan pernah merasa terkekang, but that’s process you’ll see it worth when you look back upon your succeed, it’ll be a bliss sweet memory…
Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti
Tiada yang bisa mengerti karena it’s about he and his head, dan orang-orang seperti ini bisa satu, sejuta. Tiada yang bisa mengerti & He keep it at his heart, make it an abstract story, maybe untold story, sebuah cerita dari penyendiri yang asik dengan dirinya, asik dengan memori impian dan ceritanya, some genius does this, to explore their complicated mind, ada yang bilang jangan terlalu idealis dan jangan terlalu filusuf… but somehow orang seperti ini menikmati kala-kala ini, mulutnya mungkin menyampah, pikirannya mungkin galau, tapi pikirannya bebas bahagia di fase-fase seperti ini, bahagia yang mungkin tersembunyi dalam kegalauan…
Sejuknya hembus angin
Telah redakan
Segala amarah dalam hatiku
Terkadang ku sendiri tak mengerti
Begitu mudah daku kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanku tak terpenuhi
Ku coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwaku
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah
Dan ku ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganku
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli
Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti

Sejuknya hembus angin

Telah redakan

Segala amarah dalam hatimu

Terkadang kau sendiri tak mengerti

Begitu mudah engkau kecewa

Oh..dan ini seringkali terjadi

setiap harapanmu tak terpenuhi

Kau coba menyendiri dan membisu

Tuk memahami isi jiwamu

Lalu tercipta sebuah lagu merdu

Tempat curahan segala resah

Dan kau ceritakan pada dunia

Oh..tentang harapan dan angan-anganmu

Oh..aku ingin dapat bebas lepas

Aku ingin senantiasa merasa bahagia

Aku ingin dapat terbang jauh

Bila tiada yang peduli

Oh..aku ingin dapat mengungkapkan

Segala yang kurasakan dalam hati ini

Aku ingin dapat terbang jauh

Bila tiada yang mengerti


Satu lagu, satu pencipta lagu, terdapat 2 aransemen yang saya ketahui, musisi jazz favorite saya, Indra Lesmana, musisi idealis yang nampol, dalam aransemen pertama, kurang jazzy, tapi tetap berdenyut Jazz,

dimata saya lagu ini bercerita tentang seorang (seorang disini berarti adalah orang lain yang diluar dirinya sendiri) memiliki pola pikir diluar dunianya, diluar orang sekelilingnya, berbeda liar dan unacceptable,

Terkadang kau sendiri tak mengerti

Begitu mudah engkau kecewa

Oh..dan ini seringkali terjadi

setiap harapanmu tak terpenuhi

penuh ambisi, penuh dengan impian dan cita-cita, once I’ve heard semakin besar target dan ambisi kita, semakin mudah kita kecewa, jadi kecewa??? Let’s see the Brightside, disappointed means you have a high dream to catch. Jadi kecewa? Ya, semua orang yang berambisi dia akan kecewa, karena ambisinya besar! Bit of more than you could chew. This part motivates me when I’m down… orang-orang besar itu mereka kuat bukan karena mereka tidak pernah kecewa, tapi bagaimana mereka bangkit dari kecewa itu, atau mungkin membuat kekecewaan itu menjadi kekuatan?

Kau coba menyendiri dan membisu

Tuk memahami isi jiwamu

Lalu tercipta sebuah lagu merdu

Tempat curahan segala resah

Mungkin saking liarnya isi jiwanya, dia sendiri seakan tidak mengerti apa itu, dia mencipta lagu curahan sgala resah, seorang yang mencurahkan segala yang dia rasa dalam sebuah lagu, terdengar negative namun sebenarnya positif jika kita lihat dari sudup pandang yang sedikit berbeda, menurut aku orang ini musisi, dia mengaliran keresahannya dalam sebuah lagu. Mengkonversi kebenciannya, ketidak mengertiannya menjadi sebuah lagu, menjadi sebuah produk positif, sebuah lagu yang akhirnya sering saya dengar… over-and-over again… lagu ini punya soul, yang melegakan, meski sendu tapi penghias sendu…

Dan kau ceritakan pada dunia

Oh..tentang harapan dan angan-anganmu

Oh..aku ingin dapat bebas lepas

Aku ingin senantiasa merasa bahagia

Aku ingin dapat terbang jauh

Bila tiada yang peduli

Told ya, this man is full of hopes, penuh dengan harapan dan angan, he want to share to the world, but I guess this man is a lone man, penyendiri

Kau coba menyendiri dan membisu

Tapi mimpinya dunia, angannya luar biasa, hanya aku menemukan sensasi kehampaan dan kegalauan, kata “ingin” berarti belum,

Oh..aku ingin dapat bebas lepas

Ingin bebas lepas berarti belum bebas dan lepas

Aku ingin senantiasa merasa bahagia

Ingin merasa bahagia berarti belum bahagia?

Tapi bebas, bahagia, itu subjektif, sangat tergantung subjeknya, kebahagian itu relatif, se absurd dan seabstrak kebebasan… jadi kalimat negatif disini buat saya adalah denyutan manusiawi yang pasti pernah tidak bahagia dan pernah merasa terkekang, but that’s process you’ll see it worth when you look back upon your succeed, it’ll be a bliss sweet memory…

Oh..aku ingin dapat mengungkapkan

Segala yang kurasakan dalam hati ini

Aku ingin dapat terbang jauh

Bila tiada yang mengerti

Tiada yang bisa mengerti karena it’s about he and his head, dan orang-orang seperti ini bisa satu, sejuta. Tiada yang bisa mengerti & He keep it at his heart, make it an abstract story, maybe untold story, sebuah cerita dari penyendiri yang asik dengan dirinya, asik dengan memori impian dan ceritanya, some genius does this, to explore their complicated mind, ada yang bilang jangan terlalu idealis dan jangan terlalu filusuf… but somehow orang seperti ini menikmati kala-kala ini, mulutnya mungkin menyampah, pikirannya mungkin galau, tapi pikirannya bebas bahagia di fase-fase seperti ini, bahagia yang mungkin tersembunyi dalam kegalauan…

satu yang cukup unik, di aransemen kedua ini, lebih terasa jazz-nya smoooooth jazz… i love this version, dan apa yang membedakan dari lirik aransemen kedua ini? perhatikan liriknya, perbedaanya hanya seutas rambut…

Sejuknya hembus angin

Telah redakan

Segala amarah dalam hatiku


Terkadang ku sendiri tak mengerti

Begitu mudah daku kecewa

Oh..dan ini seringkali terjadi

setiap harapanku tak terpenuhi


Ku coba menyendiri dan membisu

Tuk memahami isi jiwaku

Lalu tercipta sebuah lagu merdu

Tempat curahan segala resah


Dan ku ceritakan pada dunia

Oh..tentang harapan dan angan-anganku


Oh..aku ingin dapat bebas lepas

Aku ingin senantiasa merasa bahagia

Aku ingin dapat terbang jauh

Bila tiada yang peduli


Oh..aku ingin dapat mengungkapkan

Segala yang kurasakan dalam hati ini

Aku ingin dapat terbang jauh

Bila tiada yang mengerti

yap….! lirik kau diganti dengan ku, dan dia, mengakui kalau itu adalah dirinya, bahwa itu adalah alam pikiran pengalamannya, ungkapan hatinya, ungkapan hati dari seorang musisi jenius yang menciptakan one of his masterpiece song… great! one of my playlist wajib…!


berseri dalam memori

18 Sep, 2009

aku sudah bilang “andaikan saja ini semudah menghapus hardisk” ternyata tidak semudah itu, sudah kubilang juga dalam pikirku “suatu yang indah ada bukan untuk dilupakan, tapi untuk dikenang”, kadang aku tak mengerti, ceritera seindah ini kok Ingin diingkari, ingin di tiri disimpan dikiri dan disisikan dalam hati. kadang satu keadaan yang lebih realistis memaksa kita untuk membuat suatu yang terasa benar menjadi tidak benar, dan membuat suatu yang nyaman seakan tidak nyaman, sehingga membisu,buta,tulikan suatu yang ingin dilakukan menjadi enggan dilakukan, terkadang gengsi berbicara menahan, atau si realistis mencoba ambil kendali, sehingga aplikasi lirik lagu grup musik balad ceria yang terdengar naif dan jujur polos itu seperti susah dilakukan, katanya “do what you wanna do, say what you wanna say don’t be afraid” so what’s scare you? Prestige!? Reality!? Kadang lucu, mem-faktai keadaan yang ambigu, sehingga kamu harus mengambil konklusi sendiri? Seperti anomali paradox dari penjual beras ketan yang kelaparan… Ya, sama anehnya dengan ahli komunikasi yang tak bisa berkata “mari”, akhirnya konklusi diri pun berinisiatif sendiri…

Hey, mengapa tak ada yang menegurku kalau aku berliku, kembali ke tadi, memori memang sisi dikenang, tidak untuk dibuang. Mungkin lebih mudah mencari jam genggam yang hilang digelang, meski tampak basi, aku bisa melihat seri yang sembunyi dan rapi kau simpan dalam hati, sehingga kau sembunyikan sisi seri dari sikapmu dan kau hilangkan jam penggirang itu, si perfeksionis geulis yang kehilangan kesempurnaanya, sama si pelupa ini yang suka lupa kalau dia pelupa kala mengingat cerita bahagia itu. Setiap jengkal kota banjir ini ada saja yang bisa kuceriterakan, memori indah memang untuk diceriterakan, beberapanya mungkin telah dan akan aku ceriterakan disini, dalam bentuk cerpen mungkin, tulisan acak mungkin, dan mungkin menjadi suatu yang terdengar indah untuk dibaca, biarlah terbaca abstrak karena naskah aslinya biar si mpunya blog dan Tuhannya yang paling mengerti. Seperti bajay, yang hanya mpunya bajay dan Tuhan yang tau kemana dia berliku…
Memori indah juga tidak bisa menjadi sampah, se sumpah serampah apapun kamu sumpahi itu akan tetap indah, kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri, kadang aku juga bingung, betapa hobinya orang-orang itu membohongi dan menyiksa diri mengingkari yang baik itu, seperti aku bingung, mengapa pula aku melakukannya…
Jadi ceritera indah akan tetap indah, yang membuatnya tidak indah adalah sudut pandangnya, dan sedikit realita, realita bisa membungkam kenyataan dihati, paradox memang tapi itu yang terjadi. Ceritera indah memang indah, meski terpentok realistik yang membuat harus kau ingkari keindahan itu dan kau simpan sendiri dalam hati, tapi dia tetap indah tak teringkari.. Sehingga di dalam hati ini, aku buat ceritera indah ini berseri-seri dan aku tokoh utama yang selalu menang, dan mungkin kubawa dalam mimpi, dan aku menari berseri di sisi mimpi ini.
Ceritera memori Indah selalu indah, jangan diingkari…

Hey, mengapa tak ada yang menegurku kalau aku berliku, kembali ke tadi, memori memang sisi dikenang, tidak untuk dibuang. Mungkin lebih mudah mencari jam genggam yang hilang digelang, meski tampak basi, aku bisa melihat seri yang sembunyi dan rapi kau simpan dalam hati, sehingga kau sembunyikan sisi seri dari sikapmu dan kau hilangkan jam penggirang itu, si perfeksionis geulis yang kehilangan kesempurnaanya, sama si pelupa ini yang suka lupa kalau dia pelupa kala mengingat cerita bahagia itu. Setiap jengkal kota banjir ini ada saja yang bisa kuceriterakan, memori indah memang untuk diceriterakan, beberapanya mungkin telah dan akan aku ceriterakan disini, dalam bentuk cerpen mungkin, tulisan acak mungkin, dan mungkin menjadi suatu yang terdengar indah untuk dibaca, biarlah terbaca abstrak karena naskah aslinya biar si mpunya blog dan Tuhannya yang paling mengerti. Seperti bajay, yang hanya mpunya bajay dan Tuhan yang tau kemana dia berliku…

Memori indah juga tidak bisa menjadi sampah, se sumpah serampah apapun kamu sumpahi itu akan tetap indah, kamu hanya akan menyiksa dirimu sendiri, kadang aku juga bingung, betapa hobinya orang-orang itu membohongi dan menyiksa diri mengingkari yang baik itu, seperti aku bingung, mengapa pula aku melakukannya…

Jadi ceritera indah akan tetap indah, yang membuatnya tidak indah adalah sudut pandangnya, dan sedikit realita, realita bisa membungkam kenyataan dihati, paradox memang tapi itu yang terjadi. Ceritera indah memang indah, meski terpentok realistik yang membuat harus kau ingkari keindahan itu dan kau simpan sendiri dalam hati, tapi dia tetap indah tak teringkari.. Sehingga di dalam hati ini, aku buat ceritera indah ini berseri-seri dan aku tokoh utama yang selalu menang, dan mungkin kubawa dalam mimpi, dan aku menari berseri di sisi mimpi ini.

Ceritera memori Indah selalu indah, jangan diingkari…


Indonesia di aku

13 Agu, 2009

Indonesia…

Kadang aku tidak habis pikir mengapa aku ada disini, di negara ini,,, bisa merasa sial, mengapa tidak aku lahir di Amerika saja, atau Negara kaya lainnya, dimana aku bisa merasakan glamor dan megahnya gemerlap lampu dimalam hari, merasakan sorotan dunia, mengekspos luas negeriku, setiap orang menggunakan bahasa negaraku, termasuk mendapatkan hasil yang banyak di google ketika mengetikan nama negaraku di mesin pencari itu.

Atau mengapa tidak saja aku lahir di Negara miskin semacam Zimbabwe, atau merasakan kerasnya Negara semacam irak, mungkin aku bisa menjadi pejuang disana, mungkin juga aku bisa tertindas tergilas terlibas oleh Negara macam Amerika, lalu membencinya dan mengebomnya, merasakan bagaimana negaraku diceriterakan oleh media sana, kali ini tentang naasnya.

Mungkin terlalu bodoh mempertanyakannya, di Indonesia ya di Indonesia saja, tak usah mikir keliling dunia, aku sedang tidak mau main monopoli, hanya ingin sedikit ber-kontemplasi. Lalu tiba-tiba aku menjadi dua, ada aku dan ada aku Lalu jika kutanya padaku,

bangga lu jadi warga di negeri Indonesiamu?

Aku menjawab bangga!

Naif! Takdir saja bisa kamu berkata,

Aku menjawab tidak!

Apa mau kau bangga? Gegana yang bekerja mencoba berkata bom dimana-mana?

Memang mungkin bom dimana-mana karena mereka tau ini surga dunia, mereka iri dan ingin mengebiri

Ah, naif! Bisa kau bangga sama orangnya yang di kursi sana yang tertawa gembira diatas luka mengaga negerinya?

Heh! Kata siapa mereka wakilku? Aku tak merasa, mereka yang hanya berbicara untuk perutnya, tak ada hubungannya dengan saya, pernah kau mendengar sejarah Indonesia terjajah? Sekarang mereka kembali, hanya mereka menjajah tidak dengan bendera 3 warna itu, tidak lagi bendera matahari, kali ini seperti kuda Trojan, kali ini kudanya mengunggang orang, sialnya mereka menggunakan bendera merah putih, jadi kita buta siapa mereka, benderanya saja sama. Sepertinya mereka juga menunggangi bendera-bendera lain yang ikut mengeruk kerut wajah kriput Negara ini dan membuatnya carut marut, bisa-bisanya emas dijual seharga kapas di barat sana dan dikuras habis. Atau bakul yang dijual ke negara lain lalu mereka membual merasa unggul, padahal mereka terpukul, memukul bakul sendiri.

Hahahaha, buka mata nyalakan kotak berkaca berantena, kamu bisa mengaca mereka, mereka yang berkata “aku saja membawa Indonesia!”, mereka berebut menuntut kursi urut satu, sambil menyikut, lalu dimana banggamu?

Ahahaha, kamu tertawa aku tertawa, jadi mereka berparodi, tidak kah kamu sadar, mereka kabaret, kaya burung perkutut ribut, padahal tidak bisa mengatasi perut! ya, mungkin tertawa bisa membuat sengsara menjadi bahagia, jadi tertawa saja…. Ahahahahaha….

Hanya pandainya anda bicara, apalagi mau kau bela? Extrimisnya? Frontalisnya?

Kau pendainya mencari perkara. Orang – orang tidak sabaran itu ingin menyelesaikan dengan caranya sendiri, aku tidak tau, niat mereka, tapi cara mereka salah, sok gagah padahal mereka gundah. Seharusnya energi mereka di lipat ganda dan berbalik marka kearah mereka teroris yang lebih sadis lebih bengis dengan dalih kapitalis, tidak dengan cara sadis, tapi lebih logis realistis jenius dan manis

Ah, aneh kau, seaneh Negara nyeleneh ini

Kau bilang aneh aku bilang unik, mana yang lebih unik dari suku beribu di pangku satu ibu? Atau Negara yang mampu tetap bertumpu di hampas krisis sadis yang katanya krisis ekonomi, kamu liat di Negara sana, mereka terlunta kita biasa. Suatu ketika om berceritera, Negara ini selayak truk, besar berjalan pelan tapi langkahnya tidak terhenti sekalipun pohon mati menghalangi, tidak seperti sedan sok beken berjalan kencang tertabrak terbang kena pembatas jalan.

Sok baik kau! Apa kau tidak tau lagi apa itu buruk? Buta kau?

Kau timpalkan sejuta bualan buruk, aku balas dengan semilyar kabar baik, Indonesia ini baik,

Banggamu wagu? Apa itu? Apanya malumu?

Banggaku karena aku, aku untuk indonesiaku, Malu-ku karena aku tau, karena aku tau maka aku malu, bukannya tidak punya malu, tapi malu aku karena aku tau dan malu aku buat aku maju, maju biar tidak malu

dan asal kamu tau, mengapa aku, kamu aku disini, karena kamu tau Indonesia ini lagi malu, kalau kamu malu, kembalikan Indonesia satu, yang tau yang bersatu. Simpan pikiran negatifmu ini jadi ilmu dan buat jadi positifmu, simpan energi dan taji mu untuk Indonesia nomer siji, kamu ada disini untuk membuat Indonesiamu indonesiaku jadi nomer satu

Diam kau, beliau umurnya tambah satu, simpan malumu, iya aku tau kamu malu karena tau, tapi aku tau kamu bangganya nomer satu. Untukku, ada satu yakin aku, ada satu adegan dalam hidupku seperti begini:

Kek, kek, Tanyanya kepadaku, coba kakek cerita dong, memang Indonesia pernah tidak nomer satu? kok bisa sih Indonesia pernah terpuruk, cerita dong kek,

Lalu aku menjawab: iya cucuku, Indonesia PERNAH (eng: was) miskin terpuruk, ketika itu………………………. (dan cerita berlanjut di cucu lucuku yang menikmati indonesiaku yang nomer satu)


arti sebuah waktu

28 Mei, 2009

ingin tau seberapa tidak berartinya waktu? tanyakan pada pemalas, buat dia sejam, sehari, sebulan, mungkin setahun tidak ada bedanya buat dia, yang dia tau, waktu itu hanya komoditas yang mudah dicari, sehingga, santai saja…

ingin tau betapa berharganya satu jam? tanyakan kepada seorang siswa yang sedang ujian, buat dia sejam itu adalah hasil yang menentukan kerja kerasnya dalam satu semester, dan dia tidak akan menyia-nyiakannya…

ingin tau betapa berharganya satu detik? tanyakan kepada pencetak rekor sprint, buat dia satu detik mungkin bisa mempengaruhi karirnya dalam ber-olah raga, dan dia akan mempertahankan selisih hingga ukuran detik tersebut,
atau tanyakan kepada orang yang baru saja lolos dari kecelakaan maut, perbedaan satu detik dalam menyikapi pergerakan kendaraan mungkin bisa berarti sebuah kehidupan untuk dia. dan dia akan mensyukuri hidup tiap detiknya…

namun terkadang tiap detik dan menit itu akan sangat berharga setelah kita melakukan kesalahan yang mungkin itu bisa kita anggap fatal. penyesalan memang alat paling berharga untuk menunjukan betapa berharganya arti sebuah kesempatan, sebuah momentum dan sebuah detiknya. waktu itu aku sangat menyesal melakukan kesalahan yang mungkin kecil namun fatal buat aku, disebuah persimpangan jalan, malam itu, sempat berkata dalam hati:

“tuhan, kembalikan waktuku 5 menit yang lalu, harusnya aku berpamitan dulu dengan beliau, bukan langsung pulang begitu saja setelah mengantarkannya, seperti pria yang tidak bertanggung jawab saja.”

tapi waktu itu tidak akan pernah kembali, hanya tersadar betapa pentingnya waktu, momentum dan kesempatan yang tidak akan pernah kembali untuk kedua-kalinya itu


masa lalu, kini, dan masa depan

25 Mei, 2009

ingin tau kisah terbaik sepanjang masa? yaitu masa lalumu, karena hanya kamu sendiri yang tau arti dari semua yang pernah kamu lakukan, dan semua yang terjadi di masa lalumu menjadikan dirimu sekarang, jangan menyesalinya karena kamu telah menulisnya dengan tinta keringatmu, tidak untuk dilupakan karena itulah yang terbaik, tapi dijadikan pelajaran

ingin tau hadiah terindah? yaitu hari ini, karena masih bisa membaca tulisan ini adalah berkah yang indah, dan hari inilah kamu diberikan kesempatan untuk berbuat, untuk berkontribusi dan untuk menjalani hidup ini, dalam bahasa inggris, kini disebut “present”

ingin tau kejutan terbaik? yaitu masa depan, karena kita tidak pernah tau apa yang terjadi besok, dan kamu tidak mau merusak kejutanmu sendiri kan? maka jangan khawatirkan masa depan, jalanilah hari ini dengan sebaiknya, dan biarkan esok menjadi kejutan yang tak terduga… SURPRISE…!!!!!

and always expect your surprise with excitement…


cinta, tai, dan cokelat

16 Mei, 2009

apa itu cinta? well… aku tak tau pasti, dulu waktu di bandung, sering aku berkelakar dengan teman pria-pria tak laku semasa itu “mending miceun-tai daripada mencintai” miceun itu artinya membuang.

mungkin karena ada unsur “tai” setelah “mencin”, sehingga rasa dari kata cinta yang kata orang-orang indah menjadi seperti tai, sudah cukup banyak bukti-bukti ke-tai an mencin, alah…! paling itu mah cuman loe aja den, well… berarti aku orang yang cukup beruntung bisa sial selama pengalaman gue bercinta, karena cinta dan mencinta terkadang terasa seperti tai. ya… mendingan micen tai daripada mencintai.

kalau ada kata orang yang berusaha bijak, mereka berkata, mencintai is about memberi, memberi dan memberi, tidak berharap kembali, kalo kata dia, “jangan terlalu banyak berharap, nanti sakit hati sendiri”, mungkin dia tidak mau saya sakit hati karena dia tidak mau saya berharap dari dia, agar dia selalu bebas tidak ada komitmen dan ya.. saya makan hati. ya.. paling tidak setingkat lebih baik daripada orang yang bermain-main hati, kata orang baik lagi, mencintai itu tulus dan ikhlas… apa itu ikhlas? kalau si raja berteori, ikhlas itu kayak lu boker, lu punya tai yang harus lu keluarin, setelah lu keluarin lu ikhlas… ga berharap tai itu kembali ke perutlu, dan lu segera melupakan tai itu…

ada orang yang iri dengan hubungan seseorang yang merasa dunia sudah milik berdua, orang sirik itu menjuluki pasangan itu “tai dan kentut”, tidak terpisahkan, cacian? atau karena cuman iri saja?, karena mereka bercinta dan kamu nelangsa? karena cinta? karena tidak pastian? katanya kamu eksak? katanya eksak itu pasti? dan sosial itu abstrak? cinta itu kan sosial? tapi jiwa ini menuntut eksakta dalam bercinta, eksakta yang berkata 1+1=2 bukan 1+1=0, bukan giving adalah hope, tapi giving adalah respon.

jadi cinta itu tai? perlu tersampaikan, tapi lu harus ikhlas, dan harus segera dilupakan? well… aku tidak se rigid itu, alasan “STD”-nya, saya juga manusia yang punya rasa..

jadi cinta itu tai? ga tau cukup mewakilkan atau tidak, tapi kebanyakan temen saya yang berhubungan dengan mencin, selalu berkata “tai” entah tai itu dibahasakan dengan mellow, dengan melankolis, dengan puitis, atau dengan jujurnya “TAI…!”, bahasa-bahasa tai itu tertulis menghiasi status YM, status Facebook, curhatan curhatan di sms, telpon, atau milist. bisa juga di blog, atau notes, seperti yang anda baca ini…

jadi cinta itu tai? lantas mengapa film-film itu bercerita tentang ke-tai an? mengapa novel, cerpen, dan puisi itu menulis tai? mengapa lagu-lagu itu menyanyikan ke-tai an? atau karena tai itu terasa indah karena cinta? karena lagu patah hati bisa menjadi indah, apa karena tai? mengapa mereka mengumbar ke-tai-tai-an yang ada dalam mencin? apa mereka tidak terpisahkan?

sialnya lagi, orang-orang pada bilang “kalo lu jatuh cinta mah, tai kotok juga bisa jadi cokelat” dan akhirnya bias lah semua ini, kabur lah semua ini, inikah tai rasa cokelat, atau tai yang kau ucapkan dengan lantang? “TAI..!!” atau mungkin tai itu cokelat? cuman karena patah hati, cokelat itu berasa seperti tai, bagaimana jika “kalo lu patah hati mah, cokelat juga bisa jadi tai?!?” cuman di luar, banyak orang yang berkata “TAI…!” dibanding berkata “COKELAT…!”

jadi cinta itu cokelat apa tai?


Be Positive thinker like a lover

11 Mei, 2009

Apakah kamu berpikiran positif? well, silahkan anda nilai sendiri, jika anda kebanyakan mengeluh dan yang dibahas yang jelek jeleknya aja, berarti anda kurang berpikiran positif

Susahkah memiliki pikiran positif? Easily said, hard to be done… ngomong mah gampang, tapi di lapangan ga tau deh, sudah diniatkan berpikir positif tapi tetep aja ngeluh dan yang dibicarakan yang jelek-jeleknya saja

Dan bagaimana cara berpikiran positif?

Kata pak Arifin, dalam seminarnya “Ummat Terbaik Hidup Berkah” caranya sederhana, fokuskan pikiran kamu ke hal positif, maka kamu akan lupa hal-hal negatif yang mungkin bisa merusak pikiran kamu.

Kemarin, minggu-minggu kemarin, aku ikut acara pernikahan kakak sepupuku. Adik dan kakak sepupuku juga pada ikut, Mereka membawa pacar mereka masing-masing, mamaku mungkin iseng nyeletuk “tuh, pacar sepupu-sepupumu cantik-cantik yah…” aku membatin, kok dimataku biasa saja yah? malamnya aku tanya adik-adikku, mereka bilang, “ya tergantung lah mas, namanya juga orang suka, ya pasti cantik buat dia” Yap…! Itulah relativisme, standar kecantikan itu berbeda untuk masing-masing individu, buat pasangannya mungkin dia yang paling cantik atau cakep dimatanya… dan pernahkan kamu berpikir, kenapa orang sedang jatuh cinta cenderung menganggap pasangan mereka  adalah yang paling cantik? Seperti lagu “dia” maliq & d’essential “dia melihatku apa adanya, seakan ku sempurna” idealnya tidak ada yang sempurna, namun kita bisa membuatnya seakan sempurna, dengan positifisme, dengan fokus kepada hal-hal positif dan melupakan hal negatif!

Sekali lagi tidak ada yang sempurna, barang ataupun manusia, namun ketika kita jatuh cinta, ketika kita memandang sosok orang yang kita cinta, orang itu akan kita pandang yang baik-baiknya saja, yang jeleknya mungkin tidak kita pandang atau mungkin kita lupakan… setuju? Orang yang sedang jatuh cinta pasti setuju. Biar kata orang dia jelek, ga perhatian, keras kepala, ga pengertian, ga perduli. Tapi kita akan membela setengah mati dan cenderung membalas dengan kata-kata tapi dia… (diteruskan dengan kalimat positif tentang dia) setuju? Meskipun pada kenyataannya dia memiliki kekurangan, tapi kita kadang tidak melihatnya, pura-pura tidak tau, atau mungkin tidak mau tau.. Itulah bukti, pada orang jatuh cinta orang tersebut selalu berpikiran positif terhadap pasangannya dan memandangnya “seakan sempurna”

Nah… kekuatan pola pikir inilah yang seharusnya bisa kita terapkan di kegiatan kita sehari-hari…

Ketika kita menghadapi pekerjaan yang sulit, kita bisa melihatnya sebagai tantangan, sebagai sesuatu ajang pembuktian diri anda. Dan masalah akan lebih ringan kita hadapi

Ketika kita berada pada tempat yang tidak kita senangi, kita bisa melihat apa-apa yang baik dari tempat itu dan melupakan keburukan, atau mungkin memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

mungkin juga ketika kita memiliki gagasan bagus, tentu tidak semua pendapat orang mendukung niat itu, ada yang bilang “aaahh… susahm ngapain?” atau “ga mungkin bisa”, dan “bakalan sia-sia usaha kamu” dan kita bisa menepisnya dengan “tapi kan…” (diteruskan dengan kalimat positive :-D )

We have the power to choose anyway, memilih untuk semangat, termotivasi dan bangga terhadap apa yang anda kerjakan? Atau mengeluh, malu, dan benci terhadap apa yang anda kerjakan? It’s up to you

Sekarang ngerti kan? kenapa orang sukses selalu mencintai pekerjaannya?.

Kenapa Orang bahagia adalah orang yang mencintai hidupnya?

And why we should be positive thinker like a lover

 

Terakhir, ada quotes bagus nih:

Mungkin ada sedikit alasan untuk  tersenyum dan ada ribuan alasan untuk marah, tapi jika anda memilih untuk mengingat alasan anda untuk tersenyum dan melupakan alasan anda untuk marah, anda akan tetap tersenyum


Kedisiplinan & kebiasaan

09 Mei, 2009

pre-post: feed link ke FaceBook untuk blog ini sudah saya remove, kenapa? well… ada beberapa hal yang tidak ingin saya expose secara langsung ke teman2 FaceBook, terkadang saya lebih comfort kalau beberapa postingan saya terdiskrit dalam blog ini, dengan alasan ini pula saya masih senang2 saja dengan reputasi blog ini yang dibawah biasa-biasa saja, dan comment yang cuman 0,1,2. karena saya masih bisa curhat tanpa banyak orang yang tau..

 

well.. to the main post!, akhir-akhir ini saya mencoba untuk menjadi disiplin, disiplin dan konsisten dalam melakukan segala sesuatunya, penerapannya saya mulai untuk merencanakan dengan detil apa-apa saja yang ingin saya kerjakan, disertai dengan timeline saya, yang saya simpan dalam program excel bajakan dan saya stick di quicklaunch di desktop laptop saya, dibantu dengan google gadget dimana saya bisa menuliskan rencana-rencana saya dan selalu muncul ketika laptop saya nyalakan, penerapannya lagi, saya berusaha menuliskan semua rencana saya di PDA saya yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk SMSan dan Telpon dan menyimpan catatan kecil saya. lebih sederhana lagi, saya mulai menggulung kabel laptop saya dengan lebih rapih setelah laptop saya yang sebelumnya sudah di tambal kabelnya 3 kali, mungkin karena menggulungnya sembarangan, dalam menyimpan peralatan tulispun lebih rapih karena saya beli tempat alat tulis tersendiri (meskipun kebiasaan saya menghilangkan pulpen tetap saja) tapi kali ini pulpen saya bisa bertahan kira2 sebulan, prestasi buat saya yang sebelumnya palingan seminggu sudah hilang. sholatpun terasa lebih khusyu karena saya berkomitmen untuk melafalkan surah2 solat dengan lebih merdu, tidak ada niat ria, namun senin kamis saya alhamdulillah sudah mulai teratur.

 

semua hal diatas adalah sebagian dari kedisiplinan pribadi saya yang sedang saya lakukan. ternyata hal itu semua tidak begitu sulit dilakukan, mungkin awalnya berat, berat dan terasa sia-sia, terasa malas dan berpikir “aaah… ga ngaruh” tapi ketika saya paksa dengan embel-embel komitmen, semua itu menjadi kebiasaan, dan ternyata tidak sesulit itu, tidak seseram itu dan tidak seberat itu… cobalah biasakan dan itu semua akan menjadi mudah, namun satu yang masih susah, disiplin untk tidur sebelum jam 12 malam, hal ini masih menjadi hal yang susah dilakukan… ada ide?


Entrepreneur Spirit

18 Feb, 2009

ENTREPRENEUR SPIRIT…

By: Denny Eko Prasetyo

Mungkin banyak diantara anda semua yang sebenernya ingin jadi entrepreneur, hanya kemudian mundur ketika anda mengetahui bahwa ternyata anda tidak memiliki modal yang cukup, bahwa ternyata anda tidak siap menanggung resikonya, atau bahwa ternyata anda merasa tidak memiliki relasi yang cukup kuat atau juga belum siap untuk keluar dari zona aman anda. Tapi benarkah semua disebutkan diatas benar-benar hal yang menjadi modal utama untuk menjadi seorang wirausaha? Itu saja tidak cukup! Ada sebuah modal dasar yang harus dimiliki oleh anda dalam memulai langkah berwirausaha, yaitu jiwa wirausaha atau entrepreneur spirit, mungkin dengan uang yang banyak dan relasi yang kuat anda bisa mendirikan sebuah perusahaan, namun tanpa jiwa wirausaha yang kuat usaha itu akan hancur secara perlahan-lahan dan akan menjadi sia-sia, jiwa wirausaha pula lah yang menjadi hal yang membedakan antara pengusaha dan investor, apabila pengusaha dapat mengembangkan modal investor hanya mampu menyetor modal mereka dan mendapat keuntungan dari investasi mereka, resiko pengusaha mungkin lebih besar, namun kesempatan untuk suksespun juga lebih besar untuk wirausaha.

Maybe there’s a lot of you that wants to be entrepreneur, but then steps back once you know that you don’t have enough money, that you not ready to take the risk, that you feel your relation is not strong enough, or even you don’t want to get out of your save zone? But is all things mentioned above really the things you need to be a true entrepreneur? Well thats not enough! There’s a basic thing you need to have for becoming a true entrepreneur, the thing is entrepreneur spirit! Maybe you can set-up your business, build a big office with your money, but without entrepreneur spirit, your business will close down, your office slowly will collapse. Entrepreneur spirit is also thing that makes Entrepreneur different with investor. While investor can only give their money to entrepreneur, the true entrepreneur can make investor’s money multiplied twice even more! Enough to paid investor’s investments also create a bigger profit! Maybe Entrepreneur risk is bigger than investor, but their chance to success also bigger.

Maka uang & relasi bukanlah suatu hambatan bagi seseorang untuk berwiraswata, karena modal dasar untuk menjadi pengusaha justru ada didalam diri anda masing-masing, hanya mungkin belum terasah atau anda yang menghambat atau bahkan mematikan potensi kewirausahaan anda sendiri.

so… Money or Relation is not an obstacle for entrepreneur! Because the basic things to be entrepreneur is in our self. If you can’t feel it or you think you don’t have it, maybe it’s just you who make your entrepreneur spirit fading or even turn it off, or maybe you don’t have eager to develop your entrepreneur spirit.

langkah awal anda untuk menjadi pengusaha adalah mengembangkan jiwa kewirausahaan yang ada pada diri anda masing-masing. Dan jiwa kewirausahaan tidak hanya boleh dikembangkan oleh pengusaha saja, mahasiswa, organisatoris, atau mungkin karyawan sekalipun bisa menjadi pengusaha dengan mengembangkan jiwa pengusaha di bidangnya masing-masing. Jiwa Kewirausahaan dapat diterapkan dalam diri anda tanpa melihat siapa anda dan apa bidang yang anda kerjakan. Dalam Jiwa Kewirausahaan terdapat sifat-sifat yang dimiliki oleh seorang pengusaha diantaranya. Take action, see oportunity, open minded, great planning, eagerness to learn & develop.

First action step to be entrepreneur is to develop your Entrepreneur spirit that (maybe you don’t realize) it is there inside of you. The good news is, that you don’t have to be entrepreneur to have and develop this spirit. if your are student, employer, organization member or whoever you are able to light this spirit. This Entrepreneur spirit can be apllied in your life, no matter who you are and what is your activities. Inside of Entrepreneur Spirit there are lay down characteristic of entrepreneur, among them are: Take action, see oportunity, open minded, great planning, eagerness to learn & develop.

Take Action, Seorang pengusaha harus berani mengambil tindakan, apapun resikonya selama tindakan tersebut membuahkan hasil yang positiv, anda dapat menerapkannya dalam keseharian anda dengan memiliki inisiatif tinggi dalam bekerja, tidak menunda pekerjaan anda dan berinisiatif untuk mengerjakannya sebaik mungkin.

Take Action, an Entrepreneur have to take action, whatever it takes, how big is the risk, they will take it, as long as it’s positive. You can apply it in your daily activities by having high initiative to do, to work, to finish your task, by not postpone your task, by strive your task for excellence.

See Opportunity, seorang pengusaha harus bisa melihat permasalahan yang ada disekitarnya dan menjadikannya sebagai peluang usaha. Anda dapat menerapkannya di kesehariaan anda dengan menjadi seorang yang memanfaatkan apa yang anda miliki sebaik-baiknya, memaksimalkan waktu kerja anda tanpa sia-sia, memanfaatkan sumber daya apapun di sekitar anda dengan sebaiknya.

See Oportunity, an Entrepreneur have to see problem and recreate it to be business opportunity. You can apply it in your daily activities by maximize every source you have to create better and more result, by utilizing your time as best as it can, and use everything you have around you as efficient as it can.

Open Minded, seorang pengusaha harus terbuka pikirannya dalam aktivitasnya, mereka harus melihat dan menyikapi setiap perubahan yang ada dalam petak catur bisnis. Dalam kesehariaan anda, anda harus membuka pikiran anda untuk setiap perubahan yang ada didunia ini sepenjang itu positiv, anda pun harus membuka pikiran dalam bergaul, ini akan membuat anda supel dan memudahkan anda untuk memperbanyak teman yang kelak akan menjadi relasi bisnis anda.

Open Minded, an entrepreneur have to keep their mind open in every activities they do, they have face every little change that happen in business field, act, and respond it. In your daily activities you also have to keep your mind open. To process and respond every change in your environment as long as it’s positive. You also have to open mind in your relationship activities, this will make you sociable and make you easy to have more friend that maybe oneday they will be your business partner.

Great planning, Seorang pengusaha harus bisa merencanakan setiap tindakan bisnisnya agar semuanya teratur, berkembang dan menekan resiko bisnisnya, begitu pula bagi anda yang tidak berwirausahaa namun mempunyai jiwa wirausaha. Anda wajib memiliki sifat ini dalam keseharian anda, anda harus pandai merencanakan segala aktivitas anda, entah dalam kampus, kantor kerja atau meja organisasi.

Great Planning, an entrepreneur have to plan every decision and strategy of their business, to make it well plan, to develop their business and to decrease risk of their business. So have you! Even tough you are not entrepreneur, you have to plan in every activities you do. Whether in your office, university, school or your organization.

Eagerness to Learn. dalam kegiatan usaha tidak semuanya bisa berjalan lancar ada kalanya pengusaha mengalami kegagalan dalam bisnisnya, disinilah pengusaha harus bisa belajar dari kesalahannya dan mengambil hikmah untuk pengembangan dirinya.

Eagerness to Learn. Not every plan that entrepreneur’s plan works, failure is also part of it, but true entrepreneur learn from their mistake. And so for you… You have to find a meaning of every consequences of your choice, and learn from it learn and develop your self for the better you!

Meskipun anda belum menjadi pengusaha, namun apabila anda melakukan sifat-sifat yang berjiwa kewirausahaa maka anda akan menciptakan atmosfir pengusaha, dan atmosfir ini bisa menjadi magnet kesempatan-kesempatan bisnis dan menjadikan anda pengusaha secara konkrit. Dengan menunjukan yang terbaik dari dalam diri anda, maka anda akan menonjol dan anda akan memiliki nilai lebih diantara orang lain dan bukan tidak mungkin apabila suatu saat ada orang yang percaya pada anda dan meminta anda untuk bekerjasama dalam membantuk sebuah perusahaan.

Although you not (yet) an entrepreneur, but you can light the entrepreneur spirit on you. You can do what entrepreneur do! You can create an atmosphere of entrepreneur, and this atmosphere can be a magnet for you to attract business opportunity and creating you to be a real entrepreneur. by giving the best in you, striving for excellence, you can show you are prominent! You can show the added value in yourself among the others, and don’t surprise is someday (not so long) there is people who have faith on you, and ask you to corporate with them to create a big business…!

Ayo tunjukan jiwa wirausahamu… (DEP)

C’mon show your Entrepreneur Spirit!!! (DEP)


i have no reason to…

21 Nov, 2008

one day i found myself bewailing, mourning on myself, whined on me…

think of lotta thing, problem, debt, my personal problem. the “why” always haunted me, and i found a thousand reason to complaing, to whining, something to mourned to.

feeling guilty, feeling unlucky, feeling all my effort has nothing to worth…

then suddenlly, a beggar came to me, begging for my money, begging for my pittyness… feeling disturbed i spontaneously reject her, she walked away and begging for the same thing to people around me. just a second after it, regret come to me for rejected her, it made me think…

 

Hey Den…! man up!, look at you! look at yourself!, look what you wear?, what you just dine?, what you drive?, where your study? what is on your pocket? what is in your wallet? look what you achive?

you have income! you have mother who you complained to, you have father who you can asked to, you have brother where you can shared joy to, you can sleep well, life properly!

 

then i found myself in great thanked

coz i have no reason to complain, to whine, to bewailing…