aku, dia, orang lain dan hatiku…

17 Jun, 2009

Ketika aku sayang dia dan aku cinta dia tapi aku tidak suka apa yang ada pada dirinya.. Egois? Atau aku tidak menerima dia apa adanya? Ketika kekurangan itu bersifat tangible, aku ga masalah, namun ini intangible, sesuatu yang mengakar, sifat, watak, yang mungkin, Banyak orang memang ga suka..

Ketika aku melihat apa yang tidak ada pada dirinya ada pada orang lain.. Ketika aku bersama orang lain tersebut.. orang lain itu bercerita dan dia menunjukan bahwa dia bercita-cita persis seperti apa yang ingin aku menjadi. Dia beride sama seperti ide seperti aku pikirkan.. Dia menunjukan sifat-sifat wanita yang mana sifat itu yang aku butuhkan… Lantas apakah aku menaruh hati padanya? Aku tertarik padanya? Secara normal dan secara logika harusnya aku menjawab iya, tapi kali ini tidak…

Ketika itu yang aku pikirkan adalah dia… Dan tiap kali dia menunjukan kelebihannya itu aku berandai melalui mata si orang lain tersebut, andaiku berangan, seandainya dia memiliki sifat orang lain itu, seandainya dia bisa berpola pikir seperti orang lain tersebut itu, seandainya orang lain itu berwujud dia, bukan aku menyayangi hanya fisik dia, namun bukan pula jika aku mengatakan aku senang dengan sifat dia. Aku tidak mengerti, mungkin yang aku sayangi adalah jiwanya…

Ketika hal ini seharusnya normal, aku akan menaruh harapan, harapan kepada si orang lain itu, harapan yang persis ketika orang lain itu berujar “den, kamu tuh harusnya nyari pendamping yang bisa mengatur hidupmu” dia berujar seakan dialah orang yang bisa membantuku menata hidup, dan memberikanku sepercik harapan, bahwa orang seperti itu ada, ada didepanmu sekarang ini… Ketika itu normal, aku memberi harapan pada si orang lain itu, harapan dimana aku bisa belajar banyak dari dia dan belajar banyak tentang hidup, yang saling mendukung dan saling menopang… yang saling tergantukng antara satu dan lainya…

Namun apa yang terjadi kali itu.. Aku menaruh harapan, bukan kepada si oranglain itu, bukan kepada orang yang senormalnya itu yang aku beri harapan, bukan! Tapi harapan dimana dia bisa menjadi orang lain itu. Harapan dimana dia bisa berkata-kata bertutur, berpikir dan be-ride seperti si orang lain itu.. Harapan dimana dia bisa menjadi si orang lain itu…

Ketika itu aku berpikir aku bisa menunggumu selamanya lebih sehari untuk melihatmu berubah… Ketika itu aku berpikir akan melakukan apa saja untuk dia menjadi si orang lain itu.. Aku berpikiran itu semua persis dimata si orang lain itu.. Ketika aku menatap mata si orang lain itu… ketika Aku berkelakar, aku lepas bercerita dengan si orang lain itu dengan bayang-bayang dia dibalik si orang lain itu.. Berharap bayangan itu menjelma menjadi sesuatu yang nyata dan terjadi.

Aku tidak normal…

Aku selalu punya alasan untuk tidak sakit hati, seberapapun eksplisitnya perlakuan yang dia beri kepadaku, pun tidak eksplisit, itu terasa nyata dibalik hati ini. Paling tidak aku merasakannya sehingga aku tau bahwa aku mengerti aku merasakannya, aku jujur dan aku tidak sedang membohongi diriku sendiri…

Alasan itu berkata, dia masih muda, masih belum siap berpola seperti itu, alasan itu berkata, dia memang bukan orang yang berpikir seperti itu, manusia diciptakan berbeda bukan? Alasan itu berkata, pengalaman dia belum cukup.. Alasan itu juga menuduhku, bahwa aku yang salah, bahwa aku yang seharusnya membuat dia lebih baik, bukan hanya diam saja melihatnya seperti ini.

Alasan itu terlalu banyak, aku bisa saja menciptanya beberapa lagi. Namun yang paling sering membuatku banyak tak beralasan adalah.. Alasan itu berkata, aku sayang padanya, sayang yang sepatutnya aku terima dia apa adanya, aku memaklumi semua kekurangannya, meski kadang logika ini sering berkilah, apa dia memaklumi kekuranganku? Apa dia menyayangku kembali? Apa dia mau perduli sama aku, apa iya perasaan kita sebanding, pun tidak, rela lah aku mengejar dia.. Melumatkan ambisiku dan cita citaku untuk dia? Logikaku berkata aku bodoh, tapi alasan itu berkata kamu sayang dia…
Aku sedang tidak mengenal siapa aku, karena aku tidak tau apa yang terjadi, apa yang sedang aku alami dan apa yang sebenarnya aku butuhkan. Sering logika ini berkata, dia bukan yang aku butuhkan, orang lain itu yang ada diadapanmu ini mungkin yang sebenarnya aku butuhkan, orang lain itu yang seharusnya aku sayangi, aku sayangi dan menyayangku kembali, yang aku sayangi dan kita sama-sama menyayangi cita-cita kita, yang aku sayangi dan membutuhkan aku, membutuhkan untuk aku sayangi, membutuhkan untuk ada di pundaknya selalu, membutuhkan seperti halnya aku membutuhkan dia

secara tertulis apabila aku bikin dua bagan dimana aku membandingkan antara dia dan orang lain itu, banyak alasan-alasan manfaat yang bisa aku tuliskan dalam daftar si orang lain itu, alasan-alasan itu tidak sebanyak alasan yang bisa aku tuliskan dalam daftar dia.. Tapi kalau boleh aku berikan bobot, aku berikan bobot 1-2 pada alasan alasan bermanfaat itu… Dan akan kuberikan bobot 1000 pada satu alasan yang juga aku berikan kepada dia, alasan itu adalah “sayang” dan sekejap, kembali dia yang memenangkan hati ini.. aku rasa ini bukan perkara kuantitas dan kualitas. Ini adalah perasaan…

Seperti aku bilang, aku sedang tidak mengenali diriku sendiri, aku sedang tidak mengerti apa yang dibutuhkan olehku, kebutuhan yang secara normal aku butuhkan ada di orang lain itu, kali ini yang aku butuhkan adalah dia, bukan orang lain itu, bukan pilihan secara yang jelas-jelas, secara eksplisit ada di alasan-alasan manfaat yang ada di orang lain itu…

Aku bingung bimbang
Yang ada membutuhkan dia, bukan orang lain itu, aku melihat dia di mata si orang lain itu, Aku membutuhkan sesuatu yang jelas tidak aku butuhkan, secara manfaat. Dan aku merasa tidak membutuhkan sesuatu yang jelas jelas aku butuhkan. Seketika aku merasa bodoh, merasa salah, merasa dungu, namun ini terasa benar, dan baik-baik saja…

Jadi salah aku? Salah hatiku? Salah perasaanku? Jika dicari yang salah, Salahkan mereka semua… Yang ku tau aku merasakannya, sehingga aku tau aku tidak membohingi diriku sendiri..

Apa yang aku harus lakukan ketika ada dia dan ada orang lain itu? haruskah aku memilih orang lain itu dan mencoba mengelabuhi rasa sayangku untuk kebutuhan jasmaniku? Atau aku membunuh jasmaniku dan memeberikan perasaanku? perasaan yang aku butuhkan? Semuanya tidak benar aku tau itu.. Tapi aku tidak mau abu-abu, aku tidak mau tidak memilih dan tidak menjadi orang..

Seperti yang aku bilang, aku tidak mengenali siapa aku sekarang…


cinta, tai, dan cokelat

16 Mei, 2009

apa itu cinta? well… aku tak tau pasti, dulu waktu di bandung, sering aku berkelakar dengan teman pria-pria tak laku semasa itu “mending miceun-tai daripada mencintai” miceun itu artinya membuang.

mungkin karena ada unsur “tai” setelah “mencin”, sehingga rasa dari kata cinta yang kata orang-orang indah menjadi seperti tai, sudah cukup banyak bukti-bukti ke-tai an mencin, alah…! paling itu mah cuman loe aja den, well… berarti aku orang yang cukup beruntung bisa sial selama pengalaman gue bercinta, karena cinta dan mencinta terkadang terasa seperti tai. ya… mendingan micen tai daripada mencintai.

kalau ada kata orang yang berusaha bijak, mereka berkata, mencintai is about memberi, memberi dan memberi, tidak berharap kembali, kalo kata dia, “jangan terlalu banyak berharap, nanti sakit hati sendiri”, mungkin dia tidak mau saya sakit hati karena dia tidak mau saya berharap dari dia, agar dia selalu bebas tidak ada komitmen dan ya.. saya makan hati. ya.. paling tidak setingkat lebih baik daripada orang yang bermain-main hati, kata orang baik lagi, mencintai itu tulus dan ikhlas… apa itu ikhlas? kalau si raja berteori, ikhlas itu kayak lu boker, lu punya tai yang harus lu keluarin, setelah lu keluarin lu ikhlas… ga berharap tai itu kembali ke perutlu, dan lu segera melupakan tai itu…

ada orang yang iri dengan hubungan seseorang yang merasa dunia sudah milik berdua, orang sirik itu menjuluki pasangan itu “tai dan kentut”, tidak terpisahkan, cacian? atau karena cuman iri saja?, karena mereka bercinta dan kamu nelangsa? karena cinta? karena tidak pastian? katanya kamu eksak? katanya eksak itu pasti? dan sosial itu abstrak? cinta itu kan sosial? tapi jiwa ini menuntut eksakta dalam bercinta, eksakta yang berkata 1+1=2 bukan 1+1=0, bukan giving adalah hope, tapi giving adalah respon.

jadi cinta itu tai? perlu tersampaikan, tapi lu harus ikhlas, dan harus segera dilupakan? well… aku tidak se rigid itu, alasan “STD”-nya, saya juga manusia yang punya rasa..

jadi cinta itu tai? ga tau cukup mewakilkan atau tidak, tapi kebanyakan temen saya yang berhubungan dengan mencin, selalu berkata “tai” entah tai itu dibahasakan dengan mellow, dengan melankolis, dengan puitis, atau dengan jujurnya “TAI…!”, bahasa-bahasa tai itu tertulis menghiasi status YM, status Facebook, curhatan curhatan di sms, telpon, atau milist. bisa juga di blog, atau notes, seperti yang anda baca ini…

jadi cinta itu tai? lantas mengapa film-film itu bercerita tentang ke-tai an? mengapa novel, cerpen, dan puisi itu menulis tai? mengapa lagu-lagu itu menyanyikan ke-tai an? atau karena tai itu terasa indah karena cinta? karena lagu patah hati bisa menjadi indah, apa karena tai? mengapa mereka mengumbar ke-tai-tai-an yang ada dalam mencin? apa mereka tidak terpisahkan?

sialnya lagi, orang-orang pada bilang “kalo lu jatuh cinta mah, tai kotok juga bisa jadi cokelat” dan akhirnya bias lah semua ini, kabur lah semua ini, inikah tai rasa cokelat, atau tai yang kau ucapkan dengan lantang? “TAI..!!” atau mungkin tai itu cokelat? cuman karena patah hati, cokelat itu berasa seperti tai, bagaimana jika “kalo lu patah hati mah, cokelat juga bisa jadi tai?!?” cuman di luar, banyak orang yang berkata “TAI…!” dibanding berkata “COKELAT…!”

jadi cinta itu cokelat apa tai?


Jealousy does burn…

14 Mei, 2009

 On the day that you were born 

 The angels got together and decided 

 To create a dream comes true 

 So they sprinkled moondust in your hair 

 Of gold and starlight in your eyes of blue 

 That is why all the boys in town 

 Follow you all around 

 Just like me 

 They long to be 

 Close to you 

 yeah sometimes beauty killing me… 

 

 somehow i wish i could wish that only me could see your beauty, so no body wanting you, nobody adore you, no body obsessed with you. 

 is it is? or it’s just me to say? i don’t know… i’m just jealous! 

 jealousy that burns me…

 

ps: this post will be erased in 7 days… happy reading my curhat….


Sedikit rangsangan menulis…

09 Mei, 2009

entah kenapa, akhir-akhir ini tiba2 tidak ada ide niat untuk menulis, padahal insiprasi sering melintas, mungkin saya sudah lupa menulis, terakhir saya menulis adalah pada sebuah rubik di majalah AIESECly Yours, saya menulis yang juga melengkapi tugas saya sebagai Editor-In-Chief wannabe.

mungkin saya perlu sedikit merancau dalam sebuah postingan dalam blog saya, untuk sekedar rangsangan menulis, aha…! sekarang saja saya sudah tau ingin menulis apa, ternyata sebuah postingan  asal absurd ini cukup membantu :-D .

ya mungkin membantu untuk saya, tapi mungkin menggangu buat orang yang membaca tersasar di blog saya ini.

terimakasih telah sedikit meluangkan waktunya untuk membaca postingan tidak jelas ini…


A Hard Day’s Night

12 Feb, 2009

Jemu

Ku jemu dengan hidupku yang penuh liku-liku
Bekerja di malam hari tidur di siang hari
Kurasa berat kurasa berat beban hidupku
Ku tak tahu ku tak tahu ooo ku jemu

Kerja keras bagai kuda dicambuk dan di dera
Semua tak kurasakan untuk mencari uang
Kurasa berat kurasa berat beban hidupku
Ku tak tahu ku tak tahu ooo ku jemu

Kurasa berat kurasa berat beban hidupku
Ku tak tahu ku tak tahu ooo ku jemu
heee ku jemu

 

judul beatless lirik koe plus… 2 lagu yang sama, dari band yang me-legenda pada porsinya masing masing..

 

akhir-akhir ini aku ngerasa payah banget, capek, badan rasanya terkuras habis… ngurusin 3 tanggung jawab memang tidak gampang, warung bakso, Cafe, dan majalah. seperti banyak nasehat yang saya terima sebelumnya, be FOCUS den…! yup gue harus fokus, tapi kadang terlalu fokus pada satu hal membuat saya bosan, yes! i’m a moody person, gampang bosen dengan keadaan yang terlalu statis, jadi ketika ada kesempatan, hajar bleh! i’ll grab that opportunity and make it something! it’s ok kalo semuanya berjalan baik2 saja, tapi apa yang terjadi apabila 3 tanggung jawab itu  menuntut secara bersamaan? gampang ditebak, KACAU!!! menjadi owner&operator di Cafe The Crowd dan di warung bakso Sedep Roso bukan hal yang mudah, ditambah  tugas Pemimpin Redaksi dari Majalah AIESEC, fyuuuh..! complicated! when it;s cames to the peak, it’s really a hard day’s night! dan kujemu!!!

 

rasanya mau mati saja… (up’s i did whining again, gosh!!) untuk orang se moody aku hal pribadi  bisa mengkontaminasi profesi, dan ini ada masalah pribadi lagi ikut2an… sebenernya ga begitu masalah, hanya saya yang mempermasalahkan, masalah apa? well… ada temen saya yang bilang, kalo masalah pria itu cuman 2, UANG dan CINTA, well…. if bussiness haunted me and i have others to haunt me, then you know what it is… but i’m on my way to fix it, well i think it’s already fixed!

jangan mengira aku sudah hidup enak, tidak tidak, aku belum merasakan hasilnya, coz i’ve been working like a dog, hasilnya kadang masih belum bisa memuaskanku, tapi aku lihat titik terang, suatu checkpoint yang akan aku langkahi, dimana aku akan menikmati hasilnya, tinggal sedikit lagi den…!!!

and you know what? most people are give up just a step away from they success…! so??? why give up??? i’m straight forward…!!!


i have no reason to…

21 Nov, 2008

one day i found myself bewailing, mourning on myself, whined on me…

think of lotta thing, problem, debt, my personal problem. the “why” always haunted me, and i found a thousand reason to complaing, to whining, something to mourned to.

feeling guilty, feeling unlucky, feeling all my effort has nothing to worth…

then suddenlly, a beggar came to me, begging for my money, begging for my pittyness… feeling disturbed i spontaneously reject her, she walked away and begging for the same thing to people around me. just a second after it, regret come to me for rejected her, it made me think…

 

Hey Den…! man up!, look at you! look at yourself!, look what you wear?, what you just dine?, what you drive?, where your study? what is on your pocket? what is in your wallet? look what you achive?

you have income! you have mother who you complained to, you have father who you can asked to, you have brother where you can shared joy to, you can sleep well, life properly!

 

then i found myself in great thanked

coz i have no reason to complain, to whine, to bewailing…


Bandung, The Spending City

28 Agu, 2008

menyambung postingan saya sebelumnya, kota Bandung…

tidak seperti dulu, kota ini boros sekali, sungguh berbeda dengan dulu, apa mungkin saya kelamaan di Semarang yah? apa karena perbedaan budaya dan perbedaan ekonomi? atau perbedaan masa, inflasi mungkin…

dalam semalam kota ini bisa membuat saya bangkrut, karena males masak sendiri saya beli Nasgor didepan rumah, pas mau bayar, “seberaha a?” 9000 sep, jawab si mang nasgor, sedikit kaget saya bayar nasgor itu. karena merasa mahal saya mencoba ke rumah makan yang lebih sederhana dengan berharap sesuatu yang lebih ramah biaya, nasi rames Hati Ayam harganya 7000, well, sudahlah… sorenya saya ke Paris Van Java, try to have some pleasure, mobil saya parkir dan mobil Twincam saya serasa paling oldies…! paling butut, ada yang bawa Ferarri, ada Mercy SL, paling engga mobil keluaran 2000 keatas semua, main ke  coffeeshop, saya bayar segelas kopi yang rasanya kok masih enak punya DeZone bagi saya seharga 25.000, asem! kalo gue buka kafe di Bandung pasti cepet kaya nih….! setelah itu ke blitz megaplex untuk nonton The Mummy, bayar 25.000 untuk tiket menonton, sepulangnya bayar parkir 9000! yup! disini parkir sudah perjam semua hitungannya, jadi kalo parkir lama nongkrong gitu, bayarnyapun nauzubillah… beli pulsa, beli rokok, beli Es buah, Angkot, Parkir, semuanya  serasa mahal disini,

mungkin kalo orang bandung baca bakal bilang “kunaon kitu? da biasa wae atuh”

tapi berhubung saya sekarang orang semarang saya bilang “utekke…! luarangmen dez!”


McCafe PARAH!

15 Jun, 2008

<!– @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } –>DAMN…! ada yang pernah ke McCafe? especially McCafe Delta Mall Surabaya… Setiap ke Surabaya biasanya aku main ke McCafe, karena Kopi-nya kah? believe me… it’s ABSOLUTELY NOT! Cappuchinonya kayak cappuchino sachetan, PARAH! padahal ada coffeemaker dan esspresso maker di Bar mereka dan aku liat bikinnya juga make coffee maker dan susunya juga di froth make steamer, tapi rasanya. beeeeh! pencinta kopi jangan kesana deh kalo mau kopi beneran, PARAH!

aku kesana karena ada wifi gratis dan nyari suasana! biasanya aku bikin blog, atau chat, atau kirim e-mail make 080989999 but not tonight, aku pingin nyari suasana dan wifian dengan harapan bisa mengakses lebih cepat dari 080989999, dan McCafe adalah on-the-go list aku kalo mau wifian. sambil ngopi-rasa-sachetan di Mc-Cafe, tambah lagi McCafe buka 24 jam, buat yang gak tau McCafe, itu adalah side bussiness dari McD, jadi McD tapi versi cafe, jangan berharap dapet paket ayam disana, karena jualannya lebih ke kopi dan snack, machiatto, esspresso, Tall Americano. pokoknya lebih kopi lah ketimbang ayam dan burger. harganya? beeeeh! PARAH! paling engga lu keluar diatas 12ribu untuk segelas kopi-rasa-sachetan di McCafe. untuk harga segitu aku expect more dong ke rasa kopinya, yaaaa… ga se-enak starbucks lah tapi ekspektasiku jauh diatas rasa sachetan. intinya kalo gak ada wifi, don’t expect me be there…

ini jam 12 malem, jadi sasaranku ngewifi ya McCafe lah, dibanding cafe lain yang ada wifinya mereka cuman buka sampe jam 12 malem paling banter, karena McCafe 24 jam aku bisa kesana dan sekali lagi berharap di Wi-Finya dan GAK untuk kopi-nya.

begitu sampe di McCafe, jam 12:10 aku kesana suasananya rame banget, padahal biasanya sepi, untung gak kayak jogja atau semarang yang McD-nya udah jadi sarang kebo gay. McD & McCafe di Delta aman dari Gay. then setelah masuk aku tau kenapa rame, ada nonton bareng piala eropa… aku ga tau siapa yang main, aku ga suka bola… pas itu aku pesen Cappuchino-rasa-sachetan seharga 13.500 dan minta password internet, guess what bartendernya bilang maaf mas sekarang bandwithnya dibatasin cuman 10 MegaByte. APA…! 10MB? oh gosh! what do you expect from 10Mb data bandwith? tadinya aku pingin chat sambil mengunduh Mp3 dan update blog, salah satunya menulis post ini. tadinya aku mau bilang  “ga jadi deh mas” tapi pesenan udah dibuat dan aku dah bayar…  ya udah aku minta password dengan jatah seadanya aja..
but again 10 MB? gimme a break! buat login YM, chek ke dennyeko_p@yahoo.com.sg dan masuk ke dennyekop.wordpress.com aja udah make 2 megabyte sendiri DAMN! akhirnya aku mencoba untuk chat, login ke ym, but again aku kecewa, gak bisa login YM! aku ga tau apa yang salah tapi katanya ““your network prevent to log in to our system” SH*T!, YM gagal aku coba ke Meebo.com tapi jawaban yang sama keluar: “your network prevent to log in to our system” aaargh! email ga ada yang perlu dibalas akhirnya aku bikin postingan ini, dan aku cek, bandwith yang kepake dah 5 MB sendiri, damn! ini pengusiran cara halus biar gak ngenet lama2 namanya, pelit amat sih McCafe?aku mencoba untuk membobol sistem dengan masuk ke IP mereka standartnya 192.168.1.1 kalo engga 192.168.0.1 dan bisa masuk ke sistem, aku coba password mereka biasanya kalo adminnya males cuman masukin username: Admin Passwordnya: admin (juga) atau User, atau engga nama perusahaan (this case: McCafe) tapi gagal, arrgh yawdahlah gue berinternet dengan pasrahnya

again gue kena sial! oke gue orang yang clumsy, ceroboh, waktu aku bikin post ini, aku kena kecelakaan laptop, gue bikin posting ini sambil minum cappuchino-rasa-sachetan dan cappuchino brengs*k itu menetes di KeyBoardku, tepatnya di Mouse-ku what happen next? mouseku paralyzed! gak mau gerak! aku lap make tissue it doesnt work, cairan kopinya dah meresap, DAMN! segera aku save draft postingan ini, terakhir sampe “pelit amat sih McCafe” aku buru2 sampe rumah, ambil obeng dan hairdryer, aku buka casing belakang laptop, making sure ga nyampe ke motherboard, karena aku gak mau kejadian A*Note-ku terulang kembali. setelah memastikan gak kena motherboard aku tiup bagian mose dengan hairdryer yang kuset maksimal selama 5 menit, and luckily BISA! setelah dapet tegoran dari adikku “kakak yang ceroboh” aku konek ke 080989999 (AAARRRGH! akhirnya kembali ke 080989999) dan meneruskan postingan ini, fyuuh hampir saja aku punya mouseless laptop atau laptop tak ber-mouse gak kebayang deh kalo mousenya! kayaknya bener kata raja, aku perlu di rukhiah! hidupku isinya sial semua!
balik lagi ke McCafe, kalo kalian berniat pingin Wifian lebih bebas jangan ke McCafe, carilah Cafe yang lebih asik yang menyediakan WiFI lebih bebas tak terbatas! what a night!


Kesialan yang Sempurna & Mie Ayam++

09 Jun, 2008

terburu-buru karena saya adalah Menejer Tim Publikasi (namanya aja yang keren, padahal tukang tempel poster) saya terlambat untuk mengedarkan Poster yang ingin saya distribusikan ke Kampus UII yang waktu itu lagi Wisudaan, tanggal 31 kalo ga salah, sekalian nemuin Mantan saya yang juga lagi Wisuda ketika itu, agak terburu-buru karena saya telat, sebenarnya ga telat, karena kata beberapa info, wisudawan keluar jam 12, maka aku prepare jam 11, dan ternyata jam 9:40 aku ditelpon si Bos katanya jam 9:30 udah pada keluar wisudanya dan dia bertanya “kamu dimana den?” segera aku melaju ke kaliurang KM 14, dari Tamsis ke kaliurang gak jauh, tapi karena bawa 500 poster dan 2000 brosur, opsi naik motor saya hilangkan, Mobil TwinCam aku pake, keluar gang pertama sebenarnya ada sesuatu semacam firasat, aku hampir menabrak seorang kakek bersepeda karena ada telpon di HPku, but nothing happen, i keep on driving, sampai di Jakal perempatan UGM something i’ve never imagine happen! ada yang nelpon aku, aku menengok ke kiri kearah nokia 9500ku dan kembali melihat kedepan, shit! Sebuah Hiline me-Rem mendadak, dan tanpa lampu Rem, (lampu rem-nya mati) it’s happen so fast karena aku tak sempat merem dan Twincamku menabrak Hiline, padahal kita gak ngebut meski aku terburu-buru, it’s just about 40KMh tapi dia mendadak dan aku sedikit lengah, sekilas aku merasa bersalah, aku ajak menepi eeeh dia malah kabur, selonong begitu saja… kali ini aku berpikir dia yang salah, karena merem mendadak dan tak ada lampu rem..

kondisi mobil: lampu kiri pecah, gril hancur, Kipas hancur, Radiator bengkok. Kap Bengkok,

crash crash

tak ada kata yang terucap selain umpatan waktu itu, lengkap sudah penderitaanku, aku terlambat, Mobil hancur, Di semarang Cafe Berantakan, Kuliah ancur, S.E.M.P.U.R.N.A oh, tambah 2 lagi, selama di jogja aku mengalami 2 kesialan, HPku yang jelek hilang (untung bukan Nokia 9500) dan Ipod suffle ku juga tercecer entah kemana,. anggap saja hilang. this is more than PERFECT! aku hanya bisa mengumpat dan mengumpat, sempat terbesit sedikit rasa ingin bunuh diri tapi  ah…! kamu terlalu kuat untuk bunuh diri den… pikiran aku gak ada, aku hanya bisa membawa mobil itu sebisanya, sampai di UII jam 12:15 terlihat mas Primadi dengan muka yang ingin memakan aku karena terlambat sekali, tapi seketika terhenti setelah melihat kondisi mobilku.. dan hanya bisa berkata “ooops…. maaf ya den..” show must go on, aku dan teman2 menyebar brosur sekitar 2000 brosur dibagi ke 4 orang, aku, prim, ferry, heldy, jam 14 selesai, mereka pada pulang dengan menyempaikan sedikit simpatik antara pura-pura perduli atau mereka perduli namun bersikap cool. hanya mantanku yang ketika ketemu dan kuceritakan apa yang aku alami dia bilang “kamu ga papa pras? ga ada yang luka?’ dengan cool-nya aku hanya bisa bilang, aku ga papa kok, tapi mobilnya parah! tadinya aku mau diajak makan-makan sama mamanya (mantan calon mertuaku) tapi melihat kondisi dan situasi seperti ini aku mulai menentukan prioritas. mobilku adalah kondisi yang harus segera diperhatikan terlebih dahulu, setengah jam kemudian, aku menelpon Om Iswan, omku yang punya bisnis jual-beli mobil dan punya banyak koneksi ke bengkel2 di klaten, aku telpon dia, cerita ke dia, dan membuat beberapa konspirasi, “Om jangan bilang papa yah, biar aku sendiri yang cerita nanti kalo saatnya tepat” meski hingga detik dimana post log ini tertulis aku belum lapor, gak berani! padahal sudah 9 hari.

sial! Radiatornya lebih parah dari yang kuperkirakan! Airnya habis, Overheat, Kap Ga bisa dibuka, LENGKAP sudah penderitaanku, aku kembali menelpon omku dan meminjam mobilnya untuk membantu menderek mobilku. menunggu 1 jam perjalanan mobil bantuan dari Klaten ke Kaliurang KM 14 pasti akan membosankan, next to my story, Sebelumnya saya ingatkan buat mereka yang mudah merasa jijik atau sedang makan, hentikan membaca terusan postingan ini, karena akan sangat menjijikan! percaya deh! but if you’d like to go-on there’s nothing to stop you with it’s consequences..

Mie Ayam ++

aku ke tukang kelontongan didepan UII, dan membeli 3 batang Sampoerna Mild, peraturan yang pernah aku bikin aku langgar begitu saja, aku tak perduli, aku sedang ingin mengalihkan pikiran burukku. aku ga berpikir apa-apa, aku sempat berpikir untuk menyerah menjadi orang luar biasa, mungkin aku ditakdirkan untuk menjadi orang biasa?  seketika aku hilangkan pikiran itu bersama hembusan A-Mild. menggeletakkan diri di jalan Gerbang UII tanpa peduli apa pikiran orang2 yang melintas mengenai aku, mau pikir gila, mau pikir sarap, mau pikir stess aku tak perduli, setiap 10 menit aku melihat kondisi mobilku dan menyesal, ah tiada guna!

aku melihat di seberang jalan ada tukang  mie ayam, sisa uang 5000 di tempat asbak mobil bersih yang kujadikan sebagai tempat uang semenjak aku berikrar untuk tidak merokok lagi kuambil dan berjalan kearah mie ayam tersebut. semangkok 3500, kubeli, tanpa vetsin, aku sudah cukup goblok dan tidak berharap tambah goblok karena mengkonsumsi vetsin. sumpit kugunakan, mie aku makan tanpa harapan yang lebih dari makan mie dan ayam, sesuai namanya, tapi ternyata Tuhan berkehendak lain, seperti yang aku biasa lakukan ketika makan, tulang aku kunyah, aku suka tulang, aku suka sum-sum melebihi kesukaanku terhadap daging ayam itu sendiri. seperti ini yang aku makan di mangkok mie ayam yang sedang aku makan kala itu, tulangnya aku santap begitu dagingnya habis, rupanya aku kebagian leher ayam sama si abang. kumakan leher itu, kumakan tulang, tenguk leher ayam itu, disinilah aku menemukan sesuatu yang seru!

aku suka urat, bakso urat adalah salah satu alasan aku suka bakso malang, pas makan leher ayam aku menemukan sesuatu kayak urat di leher ayam itu, aku kunyah, rasanya sedikit gurih dan sedikit rasa tanah, kulihat kerongkongan ayam itu, dan aku sadar aku sedang memakan potongan cacing, yup cacing! yang sedang ada dimulutku adalah cacing, pantas rasa tanah. mungkin si ayam ini baru saja menyantap 1 ekor cacing sebelum dia disembelih sama jagal ayam. kembali ke mulutku, yang ada cacingnya. aku bukan orang yang jijikan tapi aku benci cacing, biasanya aku akan ketakutan dan merinding ketika mendapati sesuatu yang tidak seharusnya dimulutku, terakhir adalah aku tidak sengaja mengunyah ulat yang rasanya asin dan masam, aku pikir ulat itu adalah cendol karena dia berada di salah satu cendol dalam minuman cendolnya, disitu aku memaki tukang cendol dan mengajak semua temanku untuk tidak membeli cendol di tukang cendol tersebut dan aku puasa cendol selama 1 bulan karena trauma. si tukang cendol itu seakan merasa bersalah setiap aku berpapasan dengannya ketika itu aku SMP di Ganesha Operation Bandung, di belakang BIP. kembali ke gerbang UII dimana aku sedang mengunyac cacing. ketika itu aku galau, aku tidak mau berpikir apa-apa aku hanya lapar, dan aku sedang memakan mie ayam++ aku tidak perduli kala itu, karena aku lagi galau, aku tidak mau memikirkan hal apa-apa lagi, aku ingin istirahat sejenak sebagai manusia, aku lupakan cacing itu dan terus mengunyah, aku tidak perdului! setelah itu aku nyalakan kembali batang kedua A-Mildku dan melihat orang om ku datang dan membawa mobil yang menderek mobilku ke klaten. hari itu ingin rasanya aku istirahat sejenak sebagai manusia… ingin rasanya…


Manusia dan ketergantungannya dengan teknologi

20 Apr, 2008

gue inget banget persis kejadiannya. tanggal 13, waktu itu hari sebelum acara YesTourday gawean Dedet sama miko, anak-anak Indie Semarang, pas itu hujan deras, gue lagi nongkrong sambil dengerin MP3 dikantor belakang DeZone dengan A*Note gue yang selalu gue banggakan. laptop Korea bisa bertahan 2 tahun dengan kelakuan binal pemiliknya, jatuh dari mobil pernah, kedudukin Pernah, terbanting karena kemarahan pemiliknya juga pernah, dan yang paling tragis, LCD kemasukanb AIR dan berusaha menghilangkan air tersebut dengan Korek api juga pernah, laptop itu selamat. tapi hari itu… dia tidak tahan lagi…

waktu itu aku lagi denger MP3 Jazz, as usual, sambil iseng-iseng bikin gambar di X-3 bajakan. pas itu Dedet ada di DeZone ngajak meeting soal persiapan Yestourday, langsung aja aku mengiyakan, dan kubiarkan A*Note ku tergeletak di lantai sambil memainkan lagu Jazz dengan Winamp, Hujan masih deras dan tambah Deras… Dedet mengajak ngobrol, dari persiapan Event sampe masalah cewe, selama 1 jam-an kira-kira, hujan belum berhenti, tiba-tiba ada hal yang aku ingat. fakta bahwa atap kantor belakang itu BOCOR! sekejap aku minta izin kekantor belakang, dan benar saja, kantor belakang telah tergenangi air setinggi 1.5 cm, kondisi laptopku tercolok ke Simbbada speaker dan sedang dalam keadaan charging di LANTAI YANG SEDANG TERGENANGI AIR 1.5 Cm!!! ajaibnya laptopku masih menyala dengan gagahnya, lebih dari itu, alunan Jazz tetap terdengar manis, padahal disebelah kiri laptopku, letak fan A*Note berada sudah kayak kapal speedboat, fan berputar terkena air, dan ada gemericik dari sana…

sekejap A*Note gue angkat, batere gue lepas! dengan sedikit panik namun berusaha terlihat biasa aku ke toko HandPhone tetangga diseberang jalan -IndeeCell- dan aku pinjam obeng kecil. segera aku bongkar laptop dan membuka semuanya, kulepaskan semuanya. ini bukan yang pertama, karena hobiku (baca: gratil -jawa) yang sering penasaran. jadi pernah laptopku kubongkar dan masih selamat, itu salah satu kelebihan laptopku lagi. sempat takjub karena ketika aku bongkar air sudah sampai pada hardisk bagian atas. gue mengumpat “mampus gue data gue ancur”. sejam aku membedah laptopku dan melapinya satu persatu, kupasang kembali dan ketika kunyalakan ada suara “syyiiip” dan akupun hanya terduduk pasrah… hari itu juga kubawa A*Note ku ke FRComp untuk menyelamatkannya, FRComp di daerah Semawis sangat saya rekomendasikan karena berhasil me-rebuild laptop teman saya yang kebakaran. dan voila! kembali seperti semula… tapi untuk kasus ini dia pesimis pak Ferry pemiliknya hanya berkata “kesempatan buat hidup 40% mas denny” kalaupun bisa nyala, ntar bisa konslet ditangah jalan, karena mungkin ada yang karatan. kalau udah gini mending beli baru… tapi saya coba dulu saja yah… tapi agak lama, hasilnya 2 minggu, biar selama 2 minggu saya blow dulu biar benar2 kering…

2 minggu kemudian kabar buruk mengabari saya dan menyatakan A*Note saya GameOver! jadilah saya manusia tak berlaptop terhitung dari tanggal 13 Maret hingga tanggal 16 April kemarin.

sebenarnya kisah laptop saya diatas baru sekedar intermezo dari postingan saya dengan judul diatas, hanya karena saya pelan-pelan curhat. huhuhu…

itulah manusia, kadang kalau sudah memiliki kadang kita akan merasa aneh kalau kehilangannya, example seperti ketila saya tulis “jadilah saya manusia tak berlaptop” seakan-akan menusia itu harus punya laptop dan kalo engga, ga bisa kerja, padahal bukankah dulu saya memang ga punya laptop? tapi ketika saya kehilangan laptop saya seakan saya kehilangan setengah dari otak saya, sungguh kita dimanjakan dengan teknologi, dan dibuat tergantung dengan teknologi. lantas masalah itu sering menjadi alasan kita tidak bekerja. entah itu ngerekap penjualan, update blog, jarang cek e-mail. argh…! padahal itu semua tidak harus pake laptop kan? pernah suatu ketika ada teman yang minta bikinkan design ke aku, aku bilang, “duh, aku lagi ga ada laptop nih, sini deh aku pinjem laptopmu dulu, atau ntar yah nunggu aku beli laptop baru” padahal kalo dipikir lagi, itu cuman alasan! di DeZone ada komputer, kalau mau update blog kan bisa kewarnet atau make komputer DeZone, tapi rasanya ugh! males banget, udah biasa duduk disofa dan nyenderin setengah tidur ke sofa sambil ngetik atau ngerjain tugas sambil dengerin “how Insensitive”nya astrud gilberto. kalo make desktop kan ga bisa kaya gitu, yang ada malah kita ketiban monitor kalo desktop dipegangin, dipangku dipaha. sungguh manja!

sama seperti bokap gue yang kelimpungan ketika ketinggalan hendpon ketika sudah didepan carefour untuk belanja bulanan, dia bisa memilih kembali kerumah yang jarak-nya 10 KM untuk mengambil handphone daripada merelakan ketinggalannya. kita semua sungguh dimanjakan dengan teknologi, dan dibikin tergantung olehnya… miss u my A*Note!

postingan tambahan:

dugaan kalo hardisk saya konslet ternyata salah, in the end laptopnya tetep rusak, dan akhirnya saya pretelin satu-satu, ini gambarnya:

laptop

dan juga otak dia sudah saya selamatkan, hardisk ATA 40 GB berisi file2 DeZone, AIESEC, dokumen pribadi, foto narsis dan alunan lagu2 Slipknot hingga Diana Krall sudah saya amankan dan disulap menjadi external hardisk yang dulu sempat saya saya impikan. (tak disangka impian tersebut terwujud dengan cara yang tidak saya sangka hikz-hikz)

Anote dan external hardisk