Sejuknya hembus angin
Telah redakan
Segala amarah dalam hatimu
Terkadang kau sendiri tak mengerti
Begitu mudah engkau kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanmu tak terpenuhi
Kau coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwamu
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah
Dan kau ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganmu
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli
Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti
Satu lagu, satu pencipta lagu, terdapat 2 aransemen yang saya ketahui, musisi jazz favorite saya, Indra Lesmana, musisi idealis yang nampol, dalam aransemen pertama, kurang jazzy, tapi tetap berdenyut Jazz,
dimata saya lagu ini bercerita tentang seorang (seorang disini berarti adalah orang lain yang diluar dirinya sendiri) memiliki pola pikir diluar dunianya, diluar orang sekelilingnya, berbeda liar dan unacceptable,
Terkadang kau sendiri tak mengerti
Begitu mudah engkau kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanmu tak terpenuhi
penuh ambisi, penuh dengan impian dan cita-cita, once I’ve heard semakin besar target dan ambisi kita, semakin mudah kita kecewa, jadi kecewa??? Let’s see the Brightside, disappointed means you have a high dream to catch. Jadi kecewa? Ya, semua orang yang berambisi dia akan kecewa, karena ambisinya besar! Bit of more than you could chew. This part motivates me when I’m down… orang-orang besar itu mereka kuat bukan karena mereka tidak pernah kecewa, tapi bagaimana mereka bangkit dari kecewa itu, atau mungkin membuat kekecewaan itu menjadi kekuatan?
Kau coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwamu
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah
Mungkin saking liarnya isi jiwanya, dia sendiri seakan tidak mengerti apa itu, dia mencipta lagu curahan sgala resah, seorang yang mencurahkan segala yang dia rasa dalam sebuah lagu, terdengar negative namun sebenarnya positif jika kita lihat dari sudup pandang yang sedikit berbeda, menurut aku orang ini musisi, dia mengaliran keresahannya dalam sebuah lagu. Mengkonversi kebenciannya, ketidak mengertiannya menjadi sebuah lagu, menjadi sebuah produk positif, sebuah lagu yang akhirnya sering saya dengar… over-and-over again… lagu ini punya soul, yang melegakan, meski sendu tapi penghias sendu…
Dan kau ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganmu
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli
Told ya, this man is full of hopes, penuh dengan harapan dan angan, he want to share to the world, but I guess this man is a lone man, penyendiri
Kau coba menyendiri dan membisu
Tapi mimpinya dunia, angannya luar biasa, hanya aku menemukan sensasi kehampaan dan kegalauan, kata “ingin” berarti belum,
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Ingin bebas lepas berarti belum bebas dan lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Ingin merasa bahagia berarti belum bahagia?
Tapi bebas, bahagia, itu subjektif, sangat tergantung subjeknya, kebahagian itu relatif, se absurd dan seabstrak kebebasan… jadi kalimat negatif disini buat saya adalah denyutan manusiawi yang pasti pernah tidak bahagia dan pernah merasa terkekang, but that’s process you’ll see it worth when you look back upon your succeed, it’ll be a bliss sweet memory…
Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti
Tiada yang bisa mengerti karena it’s about he and his head, dan orang-orang seperti ini bisa satu, sejuta. Tiada yang bisa mengerti & He keep it at his heart, make it an abstract story, maybe untold story, sebuah cerita dari penyendiri yang asik dengan dirinya, asik dengan memori impian dan ceritanya, some genius does this, to explore their complicated mind, ada yang bilang jangan terlalu idealis dan jangan terlalu filusuf… but somehow orang seperti ini menikmati kala-kala ini, mulutnya mungkin menyampah, pikirannya mungkin galau, tapi pikirannya bebas bahagia di fase-fase seperti ini, bahagia yang mungkin tersembunyi dalam kegalauan…
satu yang cukup unik, di aransemen kedua ini, lebih terasa jazz-nya smoooooth jazz… i love this version, dan apa yang membedakan dari lirik aransemen kedua ini? perhatikan liriknya, perbedaanya hanya seutas rambut…
Sejuknya hembus angin
Telah redakan
Segala amarah dalam hatiku
Terkadang ku sendiri tak mengerti
Begitu mudah daku kecewa
Oh..dan ini seringkali terjadi
setiap harapanku tak terpenuhi
Ku coba menyendiri dan membisu
Tuk memahami isi jiwaku
Lalu tercipta sebuah lagu merdu
Tempat curahan segala resah
Dan ku ceritakan pada dunia
Oh..tentang harapan dan angan-anganku
Oh..aku ingin dapat bebas lepas
Aku ingin senantiasa merasa bahagia
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang peduli
Oh..aku ingin dapat mengungkapkan
Segala yang kurasakan dalam hati ini
Aku ingin dapat terbang jauh
Bila tiada yang mengerti
yap….! lirik kau diganti dengan ku, dan dia, mengakui kalau itu adalah dirinya, bahwa itu adalah alam pikiran pengalamannya, ungkapan hatinya, ungkapan hati dari seorang musisi jenius yang menciptakan one of his masterpiece song… great! one of my playlist wajib…!











