arti sebuah waktu

28 Mei, 2009

ingin tau seberapa tidak berartinya waktu? tanyakan pada pemalas, buat dia sejam, sehari, sebulan, mungkin setahun tidak ada bedanya buat dia, yang dia tau, waktu itu hanya komoditas yang mudah dicari, sehingga, santai saja…

ingin tau betapa berharganya satu jam? tanyakan kepada seorang siswa yang sedang ujian, buat dia sejam itu adalah hasil yang menentukan kerja kerasnya dalam satu semester, dan dia tidak akan menyia-nyiakannya…

ingin tau betapa berharganya satu detik? tanyakan kepada pencetak rekor sprint, buat dia satu detik mungkin bisa mempengaruhi karirnya dalam ber-olah raga, dan dia akan mempertahankan selisih hingga ukuran detik tersebut,
atau tanyakan kepada orang yang baru saja lolos dari kecelakaan maut, perbedaan satu detik dalam menyikapi pergerakan kendaraan mungkin bisa berarti sebuah kehidupan untuk dia. dan dia akan mensyukuri hidup tiap detiknya…

namun terkadang tiap detik dan menit itu akan sangat berharga setelah kita melakukan kesalahan yang mungkin itu bisa kita anggap fatal. penyesalan memang alat paling berharga untuk menunjukan betapa berharganya arti sebuah kesempatan, sebuah momentum dan sebuah detiknya. waktu itu aku sangat menyesal melakukan kesalahan yang mungkin kecil namun fatal buat aku, disebuah persimpangan jalan, malam itu, sempat berkata dalam hati:

“tuhan, kembalikan waktuku 5 menit yang lalu, harusnya aku berpamitan dulu dengan beliau, bukan langsung pulang begitu saja setelah mengantarkannya, seperti pria yang tidak bertanggung jawab saja.”

tapi waktu itu tidak akan pernah kembali, hanya tersadar betapa pentingnya waktu, momentum dan kesempatan yang tidak akan pernah kembali untuk kedua-kalinya itu


masa lalu, kini, dan masa depan

25 Mei, 2009

ingin tau kisah terbaik sepanjang masa? yaitu masa lalumu, karena hanya kamu sendiri yang tau arti dari semua yang pernah kamu lakukan, dan semua yang terjadi di masa lalumu menjadikan dirimu sekarang, jangan menyesalinya karena kamu telah menulisnya dengan tinta keringatmu, tidak untuk dilupakan karena itulah yang terbaik, tapi dijadikan pelajaran

ingin tau hadiah terindah? yaitu hari ini, karena masih bisa membaca tulisan ini adalah berkah yang indah, dan hari inilah kamu diberikan kesempatan untuk berbuat, untuk berkontribusi dan untuk menjalani hidup ini, dalam bahasa inggris, kini disebut “present”

ingin tau kejutan terbaik? yaitu masa depan, karena kita tidak pernah tau apa yang terjadi besok, dan kamu tidak mau merusak kejutanmu sendiri kan? maka jangan khawatirkan masa depan, jalanilah hari ini dengan sebaiknya, dan biarkan esok menjadi kejutan yang tak terduga… SURPRISE…!!!!!

and always expect your surprise with excitement…


cinta, tai, dan cokelat

16 Mei, 2009

apa itu cinta? well… aku tak tau pasti, dulu waktu di bandung, sering aku berkelakar dengan teman pria-pria tak laku semasa itu “mending miceun-tai daripada mencintai” miceun itu artinya membuang.

mungkin karena ada unsur “tai” setelah “mencin”, sehingga rasa dari kata cinta yang kata orang-orang indah menjadi seperti tai, sudah cukup banyak bukti-bukti ke-tai an mencin, alah…! paling itu mah cuman loe aja den, well… berarti aku orang yang cukup beruntung bisa sial selama pengalaman gue bercinta, karena cinta dan mencinta terkadang terasa seperti tai. ya… mendingan micen tai daripada mencintai.

kalau ada kata orang yang berusaha bijak, mereka berkata, mencintai is about memberi, memberi dan memberi, tidak berharap kembali, kalo kata dia, “jangan terlalu banyak berharap, nanti sakit hati sendiri”, mungkin dia tidak mau saya sakit hati karena dia tidak mau saya berharap dari dia, agar dia selalu bebas tidak ada komitmen dan ya.. saya makan hati. ya.. paling tidak setingkat lebih baik daripada orang yang bermain-main hati, kata orang baik lagi, mencintai itu tulus dan ikhlas… apa itu ikhlas? kalau si raja berteori, ikhlas itu kayak lu boker, lu punya tai yang harus lu keluarin, setelah lu keluarin lu ikhlas… ga berharap tai itu kembali ke perutlu, dan lu segera melupakan tai itu…

ada orang yang iri dengan hubungan seseorang yang merasa dunia sudah milik berdua, orang sirik itu menjuluki pasangan itu “tai dan kentut”, tidak terpisahkan, cacian? atau karena cuman iri saja?, karena mereka bercinta dan kamu nelangsa? karena cinta? karena tidak pastian? katanya kamu eksak? katanya eksak itu pasti? dan sosial itu abstrak? cinta itu kan sosial? tapi jiwa ini menuntut eksakta dalam bercinta, eksakta yang berkata 1+1=2 bukan 1+1=0, bukan giving adalah hope, tapi giving adalah respon.

jadi cinta itu tai? perlu tersampaikan, tapi lu harus ikhlas, dan harus segera dilupakan? well… aku tidak se rigid itu, alasan “STD”-nya, saya juga manusia yang punya rasa..

jadi cinta itu tai? ga tau cukup mewakilkan atau tidak, tapi kebanyakan temen saya yang berhubungan dengan mencin, selalu berkata “tai” entah tai itu dibahasakan dengan mellow, dengan melankolis, dengan puitis, atau dengan jujurnya “TAI…!”, bahasa-bahasa tai itu tertulis menghiasi status YM, status Facebook, curhatan curhatan di sms, telpon, atau milist. bisa juga di blog, atau notes, seperti yang anda baca ini…

jadi cinta itu tai? lantas mengapa film-film itu bercerita tentang ke-tai an? mengapa novel, cerpen, dan puisi itu menulis tai? mengapa lagu-lagu itu menyanyikan ke-tai an? atau karena tai itu terasa indah karena cinta? karena lagu patah hati bisa menjadi indah, apa karena tai? mengapa mereka mengumbar ke-tai-tai-an yang ada dalam mencin? apa mereka tidak terpisahkan?

sialnya lagi, orang-orang pada bilang “kalo lu jatuh cinta mah, tai kotok juga bisa jadi cokelat” dan akhirnya bias lah semua ini, kabur lah semua ini, inikah tai rasa cokelat, atau tai yang kau ucapkan dengan lantang? “TAI..!!” atau mungkin tai itu cokelat? cuman karena patah hati, cokelat itu berasa seperti tai, bagaimana jika “kalo lu patah hati mah, cokelat juga bisa jadi tai?!?” cuman di luar, banyak orang yang berkata “TAI…!” dibanding berkata “COKELAT…!”

jadi cinta itu cokelat apa tai?


Jealousy does burn…

14 Mei, 2009

 On the day that you were born 

 The angels got together and decided 

 To create a dream comes true 

 So they sprinkled moondust in your hair 

 Of gold and starlight in your eyes of blue 

 That is why all the boys in town 

 Follow you all around 

 Just like me 

 They long to be 

 Close to you 

 yeah sometimes beauty killing me… 

 

 somehow i wish i could wish that only me could see your beauty, so no body wanting you, nobody adore you, no body obsessed with you. 

 is it is? or it’s just me to say? i don’t know… i’m just jealous! 

 jealousy that burns me…

 

ps: this post will be erased in 7 days… happy reading my curhat….


Be Positive thinker like a lover

11 Mei, 2009

Apakah kamu berpikiran positif? well, silahkan anda nilai sendiri, jika anda kebanyakan mengeluh dan yang dibahas yang jelek jeleknya aja, berarti anda kurang berpikiran positif

Susahkah memiliki pikiran positif? Easily said, hard to be done… ngomong mah gampang, tapi di lapangan ga tau deh, sudah diniatkan berpikir positif tapi tetep aja ngeluh dan yang dibicarakan yang jelek-jeleknya saja

Dan bagaimana cara berpikiran positif?

Kata pak Arifin, dalam seminarnya “Ummat Terbaik Hidup Berkah” caranya sederhana, fokuskan pikiran kamu ke hal positif, maka kamu akan lupa hal-hal negatif yang mungkin bisa merusak pikiran kamu.

Kemarin, minggu-minggu kemarin, aku ikut acara pernikahan kakak sepupuku. Adik dan kakak sepupuku juga pada ikut, Mereka membawa pacar mereka masing-masing, mamaku mungkin iseng nyeletuk “tuh, pacar sepupu-sepupumu cantik-cantik yah…” aku membatin, kok dimataku biasa saja yah? malamnya aku tanya adik-adikku, mereka bilang, “ya tergantung lah mas, namanya juga orang suka, ya pasti cantik buat dia” Yap…! Itulah relativisme, standar kecantikan itu berbeda untuk masing-masing individu, buat pasangannya mungkin dia yang paling cantik atau cakep dimatanya… dan pernahkan kamu berpikir, kenapa orang sedang jatuh cinta cenderung menganggap pasangan mereka  adalah yang paling cantik? Seperti lagu “dia” maliq & d’essential “dia melihatku apa adanya, seakan ku sempurna” idealnya tidak ada yang sempurna, namun kita bisa membuatnya seakan sempurna, dengan positifisme, dengan fokus kepada hal-hal positif dan melupakan hal negatif!

Sekali lagi tidak ada yang sempurna, barang ataupun manusia, namun ketika kita jatuh cinta, ketika kita memandang sosok orang yang kita cinta, orang itu akan kita pandang yang baik-baiknya saja, yang jeleknya mungkin tidak kita pandang atau mungkin kita lupakan… setuju? Orang yang sedang jatuh cinta pasti setuju. Biar kata orang dia jelek, ga perhatian, keras kepala, ga pengertian, ga perduli. Tapi kita akan membela setengah mati dan cenderung membalas dengan kata-kata tapi dia… (diteruskan dengan kalimat positif tentang dia) setuju? Meskipun pada kenyataannya dia memiliki kekurangan, tapi kita kadang tidak melihatnya, pura-pura tidak tau, atau mungkin tidak mau tau.. Itulah bukti, pada orang jatuh cinta orang tersebut selalu berpikiran positif terhadap pasangannya dan memandangnya “seakan sempurna”

Nah… kekuatan pola pikir inilah yang seharusnya bisa kita terapkan di kegiatan kita sehari-hari…

Ketika kita menghadapi pekerjaan yang sulit, kita bisa melihatnya sebagai tantangan, sebagai sesuatu ajang pembuktian diri anda. Dan masalah akan lebih ringan kita hadapi

Ketika kita berada pada tempat yang tidak kita senangi, kita bisa melihat apa-apa yang baik dari tempat itu dan melupakan keburukan, atau mungkin memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ada.

mungkin juga ketika kita memiliki gagasan bagus, tentu tidak semua pendapat orang mendukung niat itu, ada yang bilang “aaahh… susahm ngapain?” atau “ga mungkin bisa”, dan “bakalan sia-sia usaha kamu” dan kita bisa menepisnya dengan “tapi kan…” (diteruskan dengan kalimat positive :-D )

We have the power to choose anyway, memilih untuk semangat, termotivasi dan bangga terhadap apa yang anda kerjakan? Atau mengeluh, malu, dan benci terhadap apa yang anda kerjakan? It’s up to you

Sekarang ngerti kan? kenapa orang sukses selalu mencintai pekerjaannya?.

Kenapa Orang bahagia adalah orang yang mencintai hidupnya?

And why we should be positive thinker like a lover

 

Terakhir, ada quotes bagus nih:

Mungkin ada sedikit alasan untuk  tersenyum dan ada ribuan alasan untuk marah, tapi jika anda memilih untuk mengingat alasan anda untuk tersenyum dan melupakan alasan anda untuk marah, anda akan tetap tersenyum


Kedisiplinan & kebiasaan

09 Mei, 2009

pre-post: feed link ke FaceBook untuk blog ini sudah saya remove, kenapa? well… ada beberapa hal yang tidak ingin saya expose secara langsung ke teman2 FaceBook, terkadang saya lebih comfort kalau beberapa postingan saya terdiskrit dalam blog ini, dengan alasan ini pula saya masih senang2 saja dengan reputasi blog ini yang dibawah biasa-biasa saja, dan comment yang cuman 0,1,2. karena saya masih bisa curhat tanpa banyak orang yang tau..

 

well.. to the main post!, akhir-akhir ini saya mencoba untuk menjadi disiplin, disiplin dan konsisten dalam melakukan segala sesuatunya, penerapannya saya mulai untuk merencanakan dengan detil apa-apa saja yang ingin saya kerjakan, disertai dengan timeline saya, yang saya simpan dalam program excel bajakan dan saya stick di quicklaunch di desktop laptop saya, dibantu dengan google gadget dimana saya bisa menuliskan rencana-rencana saya dan selalu muncul ketika laptop saya nyalakan, penerapannya lagi, saya berusaha menuliskan semua rencana saya di PDA saya yang sebelumnya lebih banyak digunakan untuk SMSan dan Telpon dan menyimpan catatan kecil saya. lebih sederhana lagi, saya mulai menggulung kabel laptop saya dengan lebih rapih setelah laptop saya yang sebelumnya sudah di tambal kabelnya 3 kali, mungkin karena menggulungnya sembarangan, dalam menyimpan peralatan tulispun lebih rapih karena saya beli tempat alat tulis tersendiri (meskipun kebiasaan saya menghilangkan pulpen tetap saja) tapi kali ini pulpen saya bisa bertahan kira2 sebulan, prestasi buat saya yang sebelumnya palingan seminggu sudah hilang. sholatpun terasa lebih khusyu karena saya berkomitmen untuk melafalkan surah2 solat dengan lebih merdu, tidak ada niat ria, namun senin kamis saya alhamdulillah sudah mulai teratur.

 

semua hal diatas adalah sebagian dari kedisiplinan pribadi saya yang sedang saya lakukan. ternyata hal itu semua tidak begitu sulit dilakukan, mungkin awalnya berat, berat dan terasa sia-sia, terasa malas dan berpikir “aaah… ga ngaruh” tapi ketika saya paksa dengan embel-embel komitmen, semua itu menjadi kebiasaan, dan ternyata tidak sesulit itu, tidak seseram itu dan tidak seberat itu… cobalah biasakan dan itu semua akan menjadi mudah, namun satu yang masih susah, disiplin untk tidur sebelum jam 12 malam, hal ini masih menjadi hal yang susah dilakukan… ada ide?


Sedikit rangsangan menulis…

09 Mei, 2009

entah kenapa, akhir-akhir ini tiba2 tidak ada ide niat untuk menulis, padahal insiprasi sering melintas, mungkin saya sudah lupa menulis, terakhir saya menulis adalah pada sebuah rubik di majalah AIESECly Yours, saya menulis yang juga melengkapi tugas saya sebagai Editor-In-Chief wannabe.

mungkin saya perlu sedikit merancau dalam sebuah postingan dalam blog saya, untuk sekedar rangsangan menulis, aha…! sekarang saja saya sudah tau ingin menulis apa, ternyata sebuah postingan  asal absurd ini cukup membantu :-D .

ya mungkin membantu untuk saya, tapi mungkin menggangu buat orang yang membaca tersasar di blog saya ini.

terimakasih telah sedikit meluangkan waktunya untuk membaca postingan tidak jelas ini…