Bertindak dulu, baru berpikir

09 Jun, 2008

*Postingan ini seharusnya dipost beberapa hari yang lalu,  karena ga ada internet aku tulis di word dan aku save, dan begonya aku lupa disave kemana, baru kemarin aku nemu di  flashdisk adikku, here it is:

p

pemerintah: BBM akan kita naikkan..!

Masyarakat: (panik) aaaaaah aaaah aaaah…

Mbok Yu dipasar: wah kepriye kie, wis ah, rego tak mundaki, kandani wae nek bensine meh mundak (lha opo hubungane?) yo wis ngono lah! Pokoke mundak, spekulasi wae

pakde: leeee… kao kamu isi bensin tangkinya fullke wae yo!

Pabrik: wah, bensin mau naik, cepetan beli 2truk bensin, simpen digudang!

Pengecer: wah iki kie, bensin angel, tak mundaki wae regone… lumayan mbati hehehe

pemerintah: bensin benar-benar baik…!

Rakyat Miskin: kami kelaparan!! kami minta uang!

pemerintah: ini BLT buat kamu…!

Rakyat Miskin: —— senyap untuk sementara

Mahasiswa: turunkan SBY, kenaikan BBM menyengsarrakan rakyat…! [berdemo]

pemerintah: ini BLT buat kamu…!

Mahasiswa: bukan ini  yang kita minta! tapi ya sudahlah kami terima BLTnya, tapi tetap turunkan harga BBM! [Back to Demo]

pengamat: hal ini hanya akan membuat bangsa kita jadi pengemis!

Pemerintah: saya terhina! Ini namanya Shodakoh!

Masyarakat: kartu BLT saya mana? Kok BLT saya disunat? Lho pak saipul kan orang kaya? Kok dapet BLT? Lho. Pak RW kok malah beli HP baru setelah dapet BLT?

pemerintah: welatalah! belum cukup toh? Trus maunya apa?

Kwik: pemerintah tidak perlu mengurangi subsidi, BBM itu bukan subsidi, tapi sudah menguntungkan pemerintah, harga pokoknya saja cuman 600/liter! Ini hitungan saya!

pemerintah: diam kamu! Tidak tau apa2, itu kan dulu, bukan sekarang

Pengusaha & Investor: kami sudah tidak kuat dengan harga BBM sekarang, kita akan PHK sebelum kita bangkrut

Pekerja: wakz…! gawat… terpaksa kita berdemo, turunkan harga BBM atau kamu diberi BLT juga!

pemerintah: aduhduhduh… ndasku mumet, eh btw pilrpes tahun depan gimana? Eh maksudnya, bagaimana cara men-sejahterakan rakyat sampe tahun depan?

Supir angkutan umum: kami minta BBM bersubsidi..! kalau tidak, akan kami naikkan tarif sepihak!

pemerintah pun saling membahas sesama pemerintah dan terjadi pembahasan:

pemerintah1: *oh iya ya, harusnya kita kasih mereka BBM bersubsidi, tapi gimana?*

pemerintah2: *dulu kan kita pernah bikin smart card? masak lupa?*

pemerintah3: *ah…! nanti dulu smart card-nya, orang kita kan suka yang meriah-meriah, munculkan saja alternatif BBM baru, BBM tenaga AIR…! kita kasih aja “Blue Energy”

kemudian merekapun sepakat:

pemerintah: INI DIA…! BLUE ENERGY…! “JENG JENG JENG…!’

Masyarakat: WHOAAAAAAA—- (terpana beberapa saat)

pemerintah: inilah kemenangan bangsa Indonesia…!

Masyarakat: hebaaat…! kapan jadinya?

pemerintah1: duuh, gimana nih jawabnya? (tanya pemerintah 1 kepada pemerintah lain)

pemerintah2: bilang aja ini perlu proses

pemerintah3: bilang aja pencetusnya hilang, mungkin diculik amerika

Lumpur Lapindo: AAAAAAAAAARRRGHHHH, Aku udah bosan meletup terus…!
Masyarakat: aku jadi gubrak!
Perasaan, sebelum pemerintah membahas kenaikan BBM pemerintah berniat mengurangi pemakaian BBM perhari dengan menggunakan SmartCard, kini dimana cara itu? Pemerintah juga bilang kenaikan tidak akan terjadi sebelum 2009? tapi yang terjadi?
Oke oke BBM memang harus naik, tapi kenapa masyarakat harus dibuat panik, sudah tau masyarakat Indonesia itu hobinya panik, masih aja dibuat panik, kalau memutuskan BBM, putuskan segera, jangan mengambang! Berikan tanggal yang jelas, disini terlihat ketidaktegasan pemerintah, kemudian kenapa setelah pemerintah memutuskan BBM naik pemerintah malah bingung, ini pertanda pemerintah tidak melakukan decision Feasibility. Atau studi kelayakan keputusan, kalau di kuliah saya ada yang namanya Business Feasibility Study, atau Studi Kelayakan Bisnis dimana bisnis itu dikalkulasi mengenai kelayakannya dan memperkirakan apa yang terjadi setelahnya. Sehingga ketika keputusan dibuat, pengusaha tidak bingung dengan pertanyaan “what to do next?” tapi langsung tek, tek, tek… to the point of plan.
Disini tidak terlihat rencana jelas pemerintah, kalau memang BBM harus naik, harusnya pemerintah terlebih dahulu menjaga dan mengantisipasi dampak dari keputusan tersebut, secara ekonomis, sudah tentu BBM naik samadengan tarif angkutan naik, sudah tau pasti akan ada Demo, sudah tau Pengusaha akan kesulitan dengan harga yang ditetapkan pemerintah, yang berakibat penghematan operasional, salah satunya PHK! Lantas kenapa pemerintah tidak langsung menetapkan tarif angkutan berbarengan dengan harga BBM, kenapa malah setelah BBM naik baru dipikirkan, dimana Plan dari keputusan ini? Harusnya sudah dihitung jauh sebelum BBM naik. Terhadap harga juga harusnya pemerintah sudah terlebih dahulu menetapkan batas atas harga untuk semua kebutuhan agar tidak terjadi kenaikan yang tidak terkendali. Dan itu dihitung sebelum BBM naik, dan ditetapkan ketika BBM, naik, soal Demo ssudah pasti itu! Itu kan tindakan reaktif mahasiswa, harusnya pemerintah sudah mempersiapkan segalanya, termasuk penjelasan dan pengamanan! Bukannya memberi aksi yang lebih reaktif dengan memberikan BLT mahasiwa, itu tindakan reaktif counter-attack yang kurang cerdas, Mahasiswa tentu saja akan berdemo tambah parah dan menganggap itu sebagai sogokan…! Pemerintah tidak bisa menjadi pemimpin! Ini bukan soal kenaikan harga BBM, tapi cara memimpin pemerintah yang salah pada negeri ini!

Soal Blue Energy, saya tidak mau komentar, saya juga tidak menyamakan ini dengan kasus harta karun dan kasus bayi jejadian pada pemerintahan sebelumnya.
Pemerintah bertindak dulu baru berpikir, seperti menimpuk singa, tanpa tau habis itu mau ngapain, mau lari, mau bertahan, mau membujuk singa itu biar ga marah, atau pasrah dimakan singa. Pemerintah sangat tidak terencana dalam memberi keputusan ini, konklusi saya adalah:

  1. pemerintah memang tidak punya Planning skill yang jelas
  2. pemerintah mendapat tekanan dari luar sehingga memutuskan tanpa rencana
  3. pemerintah emang ga punya rencana sama sekali
  4. pemerintah tau itu akan terjadi tapi tetep aja ndablek!

Saya tak mau komentar dan ambil pusing ah… cuman pingin nulis blog :-p yang mau komentar silahkan dibawah


Kesialan yang Sempurna & Mie Ayam++

09 Jun, 2008

terburu-buru karena saya adalah Menejer Tim Publikasi (namanya aja yang keren, padahal tukang tempel poster) saya terlambat untuk mengedarkan Poster yang ingin saya distribusikan ke Kampus UII yang waktu itu lagi Wisudaan, tanggal 31 kalo ga salah, sekalian nemuin Mantan saya yang juga lagi Wisuda ketika itu, agak terburu-buru karena saya telat, sebenarnya ga telat, karena kata beberapa info, wisudawan keluar jam 12, maka aku prepare jam 11, dan ternyata jam 9:40 aku ditelpon si Bos katanya jam 9:30 udah pada keluar wisudanya dan dia bertanya “kamu dimana den?” segera aku melaju ke kaliurang KM 14, dari Tamsis ke kaliurang gak jauh, tapi karena bawa 500 poster dan 2000 brosur, opsi naik motor saya hilangkan, Mobil TwinCam aku pake, keluar gang pertama sebenarnya ada sesuatu semacam firasat, aku hampir menabrak seorang kakek bersepeda karena ada telpon di HPku, but nothing happen, i keep on driving, sampai di Jakal perempatan UGM something i’ve never imagine happen! ada yang nelpon aku, aku menengok ke kiri kearah nokia 9500ku dan kembali melihat kedepan, shit! Sebuah Hiline me-Rem mendadak, dan tanpa lampu Rem, (lampu rem-nya mati) it’s happen so fast karena aku tak sempat merem dan Twincamku menabrak Hiline, padahal kita gak ngebut meski aku terburu-buru, it’s just about 40KMh tapi dia mendadak dan aku sedikit lengah, sekilas aku merasa bersalah, aku ajak menepi eeeh dia malah kabur, selonong begitu saja… kali ini aku berpikir dia yang salah, karena merem mendadak dan tak ada lampu rem..

kondisi mobil: lampu kiri pecah, gril hancur, Kipas hancur, Radiator bengkok. Kap Bengkok,

crash crash

tak ada kata yang terucap selain umpatan waktu itu, lengkap sudah penderitaanku, aku terlambat, Mobil hancur, Di semarang Cafe Berantakan, Kuliah ancur, S.E.M.P.U.R.N.A oh, tambah 2 lagi, selama di jogja aku mengalami 2 kesialan, HPku yang jelek hilang (untung bukan Nokia 9500) dan Ipod suffle ku juga tercecer entah kemana,. anggap saja hilang. this is more than PERFECT! aku hanya bisa mengumpat dan mengumpat, sempat terbesit sedikit rasa ingin bunuh diri tapi  ah…! kamu terlalu kuat untuk bunuh diri den… pikiran aku gak ada, aku hanya bisa membawa mobil itu sebisanya, sampai di UII jam 12:15 terlihat mas Primadi dengan muka yang ingin memakan aku karena terlambat sekali, tapi seketika terhenti setelah melihat kondisi mobilku.. dan hanya bisa berkata “ooops…. maaf ya den..” show must go on, aku dan teman2 menyebar brosur sekitar 2000 brosur dibagi ke 4 orang, aku, prim, ferry, heldy, jam 14 selesai, mereka pada pulang dengan menyempaikan sedikit simpatik antara pura-pura perduli atau mereka perduli namun bersikap cool. hanya mantanku yang ketika ketemu dan kuceritakan apa yang aku alami dia bilang “kamu ga papa pras? ga ada yang luka?’ dengan cool-nya aku hanya bisa bilang, aku ga papa kok, tapi mobilnya parah! tadinya aku mau diajak makan-makan sama mamanya (mantan calon mertuaku) tapi melihat kondisi dan situasi seperti ini aku mulai menentukan prioritas. mobilku adalah kondisi yang harus segera diperhatikan terlebih dahulu, setengah jam kemudian, aku menelpon Om Iswan, omku yang punya bisnis jual-beli mobil dan punya banyak koneksi ke bengkel2 di klaten, aku telpon dia, cerita ke dia, dan membuat beberapa konspirasi, “Om jangan bilang papa yah, biar aku sendiri yang cerita nanti kalo saatnya tepat” meski hingga detik dimana post log ini tertulis aku belum lapor, gak berani! padahal sudah 9 hari.

sial! Radiatornya lebih parah dari yang kuperkirakan! Airnya habis, Overheat, Kap Ga bisa dibuka, LENGKAP sudah penderitaanku, aku kembali menelpon omku dan meminjam mobilnya untuk membantu menderek mobilku. menunggu 1 jam perjalanan mobil bantuan dari Klaten ke Kaliurang KM 14 pasti akan membosankan, next to my story, Sebelumnya saya ingatkan buat mereka yang mudah merasa jijik atau sedang makan, hentikan membaca terusan postingan ini, karena akan sangat menjijikan! percaya deh! but if you’d like to go-on there’s nothing to stop you with it’s consequences..

Mie Ayam ++

aku ke tukang kelontongan didepan UII, dan membeli 3 batang Sampoerna Mild, peraturan yang pernah aku bikin aku langgar begitu saja, aku tak perduli, aku sedang ingin mengalihkan pikiran burukku. aku ga berpikir apa-apa, aku sempat berpikir untuk menyerah menjadi orang luar biasa, mungkin aku ditakdirkan untuk menjadi orang biasa?  seketika aku hilangkan pikiran itu bersama hembusan A-Mild. menggeletakkan diri di jalan Gerbang UII tanpa peduli apa pikiran orang2 yang melintas mengenai aku, mau pikir gila, mau pikir sarap, mau pikir stess aku tak perduli, setiap 10 menit aku melihat kondisi mobilku dan menyesal, ah tiada guna!

aku melihat di seberang jalan ada tukang  mie ayam, sisa uang 5000 di tempat asbak mobil bersih yang kujadikan sebagai tempat uang semenjak aku berikrar untuk tidak merokok lagi kuambil dan berjalan kearah mie ayam tersebut. semangkok 3500, kubeli, tanpa vetsin, aku sudah cukup goblok dan tidak berharap tambah goblok karena mengkonsumsi vetsin. sumpit kugunakan, mie aku makan tanpa harapan yang lebih dari makan mie dan ayam, sesuai namanya, tapi ternyata Tuhan berkehendak lain, seperti yang aku biasa lakukan ketika makan, tulang aku kunyah, aku suka tulang, aku suka sum-sum melebihi kesukaanku terhadap daging ayam itu sendiri. seperti ini yang aku makan di mangkok mie ayam yang sedang aku makan kala itu, tulangnya aku santap begitu dagingnya habis, rupanya aku kebagian leher ayam sama si abang. kumakan leher itu, kumakan tulang, tenguk leher ayam itu, disinilah aku menemukan sesuatu yang seru!

aku suka urat, bakso urat adalah salah satu alasan aku suka bakso malang, pas makan leher ayam aku menemukan sesuatu kayak urat di leher ayam itu, aku kunyah, rasanya sedikit gurih dan sedikit rasa tanah, kulihat kerongkongan ayam itu, dan aku sadar aku sedang memakan potongan cacing, yup cacing! yang sedang ada dimulutku adalah cacing, pantas rasa tanah. mungkin si ayam ini baru saja menyantap 1 ekor cacing sebelum dia disembelih sama jagal ayam. kembali ke mulutku, yang ada cacingnya. aku bukan orang yang jijikan tapi aku benci cacing, biasanya aku akan ketakutan dan merinding ketika mendapati sesuatu yang tidak seharusnya dimulutku, terakhir adalah aku tidak sengaja mengunyah ulat yang rasanya asin dan masam, aku pikir ulat itu adalah cendol karena dia berada di salah satu cendol dalam minuman cendolnya, disitu aku memaki tukang cendol dan mengajak semua temanku untuk tidak membeli cendol di tukang cendol tersebut dan aku puasa cendol selama 1 bulan karena trauma. si tukang cendol itu seakan merasa bersalah setiap aku berpapasan dengannya ketika itu aku SMP di Ganesha Operation Bandung, di belakang BIP. kembali ke gerbang UII dimana aku sedang mengunyac cacing. ketika itu aku galau, aku tidak mau berpikir apa-apa aku hanya lapar, dan aku sedang memakan mie ayam++ aku tidak perduli kala itu, karena aku lagi galau, aku tidak mau memikirkan hal apa-apa lagi, aku ingin istirahat sejenak sebagai manusia, aku lupakan cacing itu dan terus mengunyah, aku tidak perdului! setelah itu aku nyalakan kembali batang kedua A-Mildku dan melihat orang om ku datang dan membawa mobil yang menderek mobilku ke klaten. hari itu ingin rasanya aku istirahat sejenak sebagai manusia… ingin rasanya…


masuk ke technorati

09 Jun, 2008

ini post buat nyoba aja salah satu dari syarat join ke technorati, dengan post dan meng-copy-paste suatu text tertentu..

maaf saya jarang banget post tiada lain karena mengurusi blog project saya dan project temen-temen saya membiikin sebuah event yang baru saja selesai… fyuuuh..

malam ini mau post aah…

<a href=”http://technorati.com/claim/c95nhv37p” rel=”me”>Technorati Profile</a>